Sabtu, 23 Oktober 21

Propam PMJ Tangkap Tiga Oknum Polisi yang Minta Uang Saat Operasi Zebra

Propam PMJ Tangkap Tiga Oknum Polisi yang Minta Uang Saat Operasi Zebra
* ilustrasi Operasi Zebra. (foto: indowarta.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap tiga oknum polisi anggota Direktorat Lalu Lintas PMJ yang diduga meminta uang damai kepada para pengendara yang terkena razia Operasi Zebra, sedangkan seorang anggota melarikan diri. Ketiga oknum tersebut ditangkap di Flyover Mampang, arah Jalan Gatot Soebroto Jakarta Selatan pada Selasa (7/11/2017) malam.

Adapun ketiga anggota yang ditangkap tim Propam, yakni berinisial Brigadir AM, Brigadir ES, Brigadir ADP. Sementara Brigadir M melarikan diri saat hendak ditangkap.

Keempatnya memberhentikan pengendara mobil yang melanggar sistem pelat ganjil genap di lokasi tersebut. Namun setelah diberhentikan, mereka tak memberikan sanksi tilang. “Mereka tidak melakukan penilangan, melainkan meminta imbalan sejumlah uang,” kata Argo seperti dikutip dari media On line lain, Jakarta, Rabu (8/11)

Salah satu pengendara yang menjadi korban adalah Achmad Syarief. Sopir truk tersebut diminta menyerahkan uang sebesar Rp 50.000 oleh oknum tersebut.

Selain itu, Brigadir ES juga kedapatan membuang uang sebesar Rp 605.000 saat tim Propam melakukan penangkapan. Saat ini barang bukti hasil pungli beserta anggota Ditlantas Polda Metro Jaya telah diamankan di piket Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya.

Selain anggota Direktorat Lalu Lintas PMJ selama melakukan Operasi Zebra polisi telah melakukan penindakan sebanyak 72.828 pengendara lalu lintas yang melakukan pelanggaran.

“Hasil penindakan Operasi Zebra Jaya selama 7 hari, berjumlah 72.828. Antara lain 66.207 tilang dan 6.621 teguran,” kata Dirlantas PMJ Komisaris Besar Halim Paggara.

Dari penindakan polisi juga menyita barang bukti berupa 30.094 Surat Izin Mengemudi, 35.792 Surat Tanda Nomor Kendaraan dan 321 unit kendaraan bermotor.

Dia menyampaikan, pelanggar paling banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor yakni sebanyak 43.468 orang. “Mobil penumpang 18.112 unit, mobil barang 3.804 unit, dan bus 823 unit,” kata dia.

Halim juga menyampaikan, jumlah pelanggaran yang dilakukan penindakan tilang dan teguran lebih tinggi dibanding pada tahun sebelumnya.

“Tahun 2016 jumlah tilang sebanyak 45.777. Sedangkan tahun 2017 berjumlah 66.207, naik 45 persen. Sementara, tahun 2016 jumlah teguran 5.517 dan tahun 2017 sebanyak 6.621, naik 20 persen,” katanya.

Seperti diketahui, Operasi Zebra 2017 dilaksanakan selama 14 hari dan serentak dilaksanakan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Razia ini juga melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.