Jumat, 9 Desember 22

Prinsip Transparansi BCA di Pasar Modal Mengundang Banyak Investor

Prinsip Transparansi BCA di Pasar Modal Mengundang Banyak Investor
* Direktur BCA Suwignyo Budiman dan Kepala Satuan Kerja Cash Management BCA Rusdianti Salim.

Jakarta, Obsessionnews.com – Menjadi bank pembayar selama empat periode atau 10 tahun di pasar modal, PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) bangga menjadi bagian pendukung dalam memfasilitasi transaksi jual beli saham. BCA juga terus mengembangkan kepercayaan bagi pemegang Rekening Dana Nasabah (RDN) dengan sistem transparansi.

Kepala Satuan Kerja Cash Management BCA Rusdianti Salim menjelaskan, saat ini pengguna Rekening Dana Nasabah (RDN) yang dimiliki BCA telah mencapai 215 ribu. Dengan jumlah tersebut, pihaknya telah membuat sistem transparansi sehingga kepercayaan investor kepada pasar modal semakin kuat dan memacu pertumbuhan investor.

“Kalau kita berbicara pasar modal, kita perlu meningkatkan transparansi guna menguatkan kepercayaan investor kepada pasar modal, dan BCA mempersembahkan kemudahan akses untuk memonitori RDN melalui Internet Banking dan Mobile Banking,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (5/9/2016).

Melalui kemudahan akses ini, investor dapat mengecek saldo di RDN nya, dan melihat bagaimana pergerakannya. “Tidak akan terjadi lagi dananya dipakai oleh sekuritas, karena investor bisa mengawasi, dan sistem BCA bisa link langsung ke akses.Bisa mengecek portofolio dana dan portofolio sahamnya berapa, semua ada di situ,” tuturnya.

Rusdianti Salim2

Rusdianti menerangkan, melalui akses tersebut semua kebutuhan investor tersedia, seperti katakanlah satu investor dengan beberapa sekuritas maka seluruh portofolio dapat dilihat secara transparan.

“Bisa mengecek semua bank. Kita link akses langsung ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Bursa Efek Indonesia (BEI) dan semua lembaga penyimpanan pasar modal lainnya, tidak akan terjadi lagi pelarian dan sebagainya, karena investor ini dilibatkan dalam memantau portfolionya sendiri, dan ini merupakan salah satu kontribusi terbesar dari BCA ,” katanya.

Sementara itu Direktur BCA Suwignyo Budiman mengatakan RDN memiliki peraturan yang cukup ketat sehingga RDN sendiri tidak bisa digunakan macam-macam. Selain itu maintenance IT berkolaborasi dengan pihak KSEI, BEI sehingga seluruh portfolio akan ketahuan.

“Sistemnya sudah di lock, gak bisa dilarikan untuk bayar cicilan dan lainnya, kita juga selain menjamin investor juga menjaga keamanan bagi perusahaan efek,” tuturnya.

Rusdianti melanjutkan, transparansi yang dibuat oleh BCA ini sudah berlangsung sejak per tanggal 1 Februari 2012 lalu, dibantu BCA sekuritas yang merupakan perusahaan yang fokus dalam melayani para investor di pasar modal.

Hingga saat ini pertumbuhan RDN BCA terus meningkat dengan jumlah 200 rekening baru perhari. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.