Sabtu, 29 Januari 22

President Director ESMOD Jakarta, Maya Dewi Hartarto

President Director ESMOD Jakarta, Maya Dewi Hartarto
* President Director ESMOD Jakarta, Maya Dewi Hartarto.

Sebagai pendiri salah satu sekolah mode terbaik berstandar internasional, Maya membuktikan lulusan ESMOD Jakarta mampu unggul mendominasi 70% hingga 80% deretan desainer yang ada di Tanah Air.

Berjayanya ESMOD Jakarta sebagai sekolah fashion internasional pertama di Indonesia selama 21 tahun merupakan buah cipta kecermatan sang Presiden Direktur Mayadewi Hartarto dalam membaca peluang dan kesempatan emas di industri kreatif Indonesia. ESMOD Jakarta sendiri merupakan pusat pendidikan fashion dari kota mode dunia Paris. Daya serap kerja pada sekolah fashion yang berdiri sejak tahun 1996 ini terus meningkat, banyak mahasiswanya memperoleh tawaran kerja sebelum waktu kelulusan itu sendiri.

Sejarah ESMOD Jakarta, berawal ketika 21 tahun lalu wanita lulusan Business Administration di Pine Manor College, Boston dan Sacred Heart School, Chicago ini melihat kondisi sumber daya manusia Indonesia di industri fashion, garmen, maupun tekstil masih sedikit sekali.

Dia akhirnya membangun sekolah tersebut untuk mencetak generasi sumber daya manusia Indonesia berkualitas di bidang fashion. Benar saja, selama ini bidang mode telah menjadi salah satu ujung tombak penggalakan industri kreatif oleh pihak pemerintah. Bagi wanita kelahiran 21 Desember 1969 ini, kerjasama tim merupakan strategi utamanya dalam memimpin perusahaan.

Dia mengakui bahwa sekolahnya bisa bertahan dan berkembang sampai sekarang, dikarenakan kolaborasi kerja keras seluruh pihak, termasuk manajemen dan para guru. Selain itu, Maya harus selalu me-review setiap program dalam menjaga kualitas pendidikan ESMOD, agar selalu up to date dengan perkembangan zaman. Pasang surut baginya hal biasa dalam bisnis. Dia selalu percaya bahwa di tengah keadaan krisis sekalipun, pendidikan fashion akan selalu dibutuhkan. Dedikasinya terhadap anak didik di sekolahnya semakin memuncak.

Tahun ini, mereka meluncurkan Fashion Convergence sebagai platform bagi para alumni untuk tetap menelurkan beragam kreasi dan membantu networking antar pelaku industri fashion. ESMOD Jakarta juga serius memperhatikan kualitas lulusannya dengan menggelar acara ‘Fashion and Art Vibes #01’ beberapa waktu lalu untuk menjembatani para rookie designer dan anak muda berguru kepada para expert di dunia kreatif.

Di samping semangat tingginya dalam menekuni bisnis pendidikan dan industri fashion, wanita dua anak ini tetap memprioritaskan keluarga dalam hidupnya. Dia harus pintar-pintar dalam me-manage waktu sendiri, agar kesuksesan pekerjaan juga diiringi keberhasilannya dalam membina keluarga. (Naskah: Asa Sakina Tsalisa, Foto: Istimewa)

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2017.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.