Senin, 21 September 20

President Director Ciputra Artpreneur, Rina Ciputra

President Director Ciputra Artpreneur, Rina Ciputra
* President Director Ciputra Artpreneur, Rina Ciputra

Dikenal sebagai ratu properti, Rina tak berhenti berkreasi. Dialah sosok di balik berdirinya inkubator artpreneur bertaraf internasional pertama di Indonesia.

Berawal dari keinginan untuk mewujudkan mimpi sang ayah, Ciputra. Perempuan bernama lengkap Rina Ciputra Sastrawinata ini berkomitmen tinggi mengelola gedung seni prestisius di pusat bisnis segitiga emas ibukota. Sembari mengatur sub holding Ciputra Group, seperti Citra Raya Tangerang, Citra Garden Palembang, Ciputra International City, maupun Citra Maja Raya.

Ciputra Artpreneur berdiri di area seluas 1500 m2. Terdiri dari tiga galeri, museum, teater, dan ruang pendukung lainnya menempati lantai 11 hingga 13 Ciputra World 1. Galeri dan museum seni berisi karya dari berbagai perupa Indonesia, seperti Affandi, Hendra Gunawan, dan separuh koleksi seni keluarga Ciputra. Jumlah kursi di teater berkapasitas 1280 orang.

Desain interior Ciputra Artpreneur ditangani Benoy International yang berbasis di Manchester, Inggris. Sementara, kualitas suara terbaik di Ciputra Artpreneur dihasilkan Meyer Sound. Perempuan kelahiran 6 Maret 1955 ini juga berkonsultasi dengan technical directors Hong Kong Academy of Fine Arts.

Sejak dibuka pertengahan 2014, bertepatan saat Ciputra berulang tahun ke-60, sejumlah pertunjukan musikal broadway untuk pertama kali digelar di Tanah Air. Sebut saja, Disney’s Beauty and The Beast, Shrek The Musical, dan The Sound of Music. Sewaktu meliput persiapan belakang panggung pertunjukan Disney’s Beauty and The Beast (2015), Rina mengungkapkan membutuhkan prosedur panjang dari segi kelayakan panggung dan kecanggihan alat.

Setelah dua bulan, barulah ibu empat anak ini mengantongi persetujuan performance dari broadway. Pada November 2017, La La Land in Concert siap memuaskan para peminat film yang memenangkan enam penghargaan di Oscar tahun ini. Bukan hanya pertunjukan mancanegara, sederet pagelaran anak negeri juga telah mengisi Ciputra Artpreneur.

Sepanjang 2016-2017 telah terselenggara antara lain pementasan 40 tahun Teater Koma, drama musikal Putih Hitam Lasem, Jakarta Pagi Ini-A Slank Musical, Simfoni Negeriku Twillite Orchestra, dan lainnya.

“Saya ingin menjadikan Ciputra Artpreneur sebagai destinasi masyarakat lokal maupun internasional untuk menyaksikan pertunjukan seni berkelas dunia. Ke depannya Jakarta menjadi Asia Premier dari beberapa show, sehingga penonton mancanegara datang untuk menonton drama musikal,” untai peraih anugerah Ordine della Stella d’Italia Classe Caveliere dari pemerintah Italia ini. (Naskah: Silvy Riana Putri, Foto: Istimewa)

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2017.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.