Sabtu, 18 September 21

Presiden Perlu Waspada ‘Penumpang Gelap’ Istana

Presiden Perlu Waspada ‘Penumpang Gelap’ Istana
* Asrinaldi

Padang, Obsessionnews – Sinyaleman soal ‘penumpang gelap’ Istana, Pengamat politik Universitas Andalas (Unand) Padang, Asrinaldi, mengatakan anggapan terhadap adanya ‘penumpang gelap’ Istana bisa jadi ada, sehingga muncul anggapan di lingkaran Presiden Jokowi tidak beres.

“Orang yang berada di dalam lingkaran Presiden ini, bisa jadi orang yang diikutkan, atau memang orang-orang yang dimasukkan dengan sengaja, tanpa melalui proses kerja keras,” kata Asrinaldi saat dihubungi obsessionnews.com, Selasa (19/5).

Menurutnya, apabila ‘penumpang gelap’ Istana dikhawatirkan akan mempengaruhi kebijakan yang akan dijalankan Jokowi tidak akan sesuai dengan haparan masyarakat, maka Presiden harus segera bersikap sehingga cita-cita awal pemerintahannya sejalan dengan kehendak rakyat.

“Jika sinyalemen itu benar, tentu akan merugikan Presiden Jokowi sendiri sebagai Presiden yang memang didukung oleh rakyat,” sebut Asrinaldi.

Ia menambahkan, ‘penumpang gelap’ Istana bisa jadi orang-orang yang selama ini tidak dikenal sepak terjangnya, lalu masuk dalam lingkungan pemerintah, kemudian mereka memutarbalikkan keinginan Presiden sehingga membingungkan masyarakat.

Presiden juga harus mengindentifikasi orang-orang yang duduk dalam kabinet kerja, apakah yang mereka lakukan sudah sesuai dengan yang dicita-citakan rakyat. Apabila kebijakan yang dijalankannya tidak sejalan dengan cita-cita awal pemerintahan, maka yang bersangkutan harus direshuffle.

“Presiden harus koreksi dimana kesalahannya. Kalau kesalahannya ada pada orang yang di luar kontrol dia, ya berarti itu yang tidak beres dan itu harus dicarikan solusinya. Apalagi yang bersangkutan tidak pernah bekerja untuk Presiden Jokowi, dia harus diberhentikan. Kalau bahasa politiknya, ya direshuffle,” tutur Asrinaldi.

“Banyak tokoh di dalam negeri ini yang lebih pantas, kapabel dan berintegritas tinggi dan siap membawa cita-cita sesuai harapan rakyat,” tambahnya. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.