Kamis, 25 Juli 24

Presiden Korsel Dimakzulkan DPR dan Resmi Dipecat MK

Presiden Korsel Dimakzulkan DPR dan Resmi Dipecat MK
* Presiden Korsel, Park Geun-hye.

Seoul – Pengadilan Korea Selatan (Korsel) telah memperkuat keputusan pemakzulan atas Presiden Korsel, Park Geun-hye. Keputusan itu menjadikan hal ini sebagai pemecatan pertama terhadap presiden yang terpilih secara demokratis.

Seperti dilansir bbc.com, Park Geun-hye kemungkinan juga akan menghadapi hukuman dalam kasus dugaan korupsi.

Mahkamah Konstitusi (MK) pun memperkuat hasil pemungutan suara yang dilakukan parlemen pada akhir Desember lalu. Keputusan itu menyebutkan bahwa tindakan mantan presiden itu dipandang telah “mengkhianati kepercayaan publik ” dan merupakan “sebuah kuburan pelanggaran hukum, yang tidak dapat ditolerir”.

Park dituduh berkolusi dengan teman dekatnya Choi Soon-sil, untuk menekan sejumlah perusahaan di Korea Selatan memberikan imbalan atas kemudahan yang diberikan oleh pemerintah. Choi yang tidak memiliki jabatan publik, memiliki akses yang tak terbatas terhadap dokumen resmi negara, termasuk dalam mengedit naskah pidato Park.

Siapa yang menjabat dan bagaimana nantinya?

Hwang Kyo-ahn telah menjabat sebagai presiden selama tiga bulan. (BBC)

Park tak lagi memegang kekuasaan sebagai presiden sejak Desember lalu, ketika parlemen memakzulkan dirinya. Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi ini Korea Selatan harus menggelar pemilihan umun dalam 60 hari.

Presiden baru harus dapat mengatasi ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan berupaya untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan di masa mendatang.

Sejumlah pengamat di Korea Selatan mempertanyakan apakan kelompok konservatif Park akan mengancam pihak Demokrat.

Hwang Kyo-ahn telah menjadi pejabat presiden, tetapi tampaknya tidak akan menjadi pesaing yang berat karena dia memiliki kedekatan dengan pemerintah Park.

Moon Jae-in, yang merupakan mantan ketua oposisi Partai Demokratik, merupakan salah satu yang mungkin menjadi kandidat calon presiden. Dia memiliki kedekatan dengan Park dalam pemilu 2012 lalu, dan popularitasnya meningkat ketika skandal pemakzulan mencuat.

Apakah Seorang Presiden Dapat Diadili?

Hal itu yang ditunggu-tunggu. Park sekarang akan berada dalam pengawasan ketat para jaksa, dan tidak memiliki kekebalan sebagai presiden yang dapat melindunginya.
Jika dia diadili, itu akan dikaitkan dengan kasus yang berhubungan dengan orang-orang yang dekat dengan dirinya.

Rekannya, Choi, telah diadili dalam dugaan keterlibatan kasus korupsi, dia secara de facto merupakan pemimpim Samsung, salah satu perusahaan yang diduga mengalirkan uang kepada yayasan sosial Choi untuk mendapatkan kemudahan politik.

Semua pihak yang dituduh, membantah melakukan kesalahan.

Bagaimana Nasib Ekonomi Korsel?
Kasus ini telah menguncang dunia bisnis Korea Selatan karena keterlibatan pimpinan Sambung dan yayasan pensiun nasional dalam kasus korupsi ini.

Skala penyuapannya sangat besar. Samsung saja dituduh membayar suap sebesar 41 miliar won atau sekitar Rp481 milliar ke yayasan nirlaba yang dijalankan Choi.

Salah satu keluarga besar konglomerat – yang di Korea dikenal sebagai chaebol – juga dimintai keterangan tetapi tidak didakwa atas sumbangan yang diberikan kepada yayasan yang sama.

Sejumlah perusahaan, termasuk Samsung mengungkapkan telah menghabiskan sekitar US$1 juta atau Rp13 milliar untuk kuda anak perempuan Choi.

Tetapi Samsung adalah sebuah perusahaan besar global. Tidak terdapat tanda-tanda bahwa konsumen beralih dari mereka di Korea Selatan. Pada pekan ini, Samsung memastikan memegang gelar sebagai perusahaan penjual telepon pintar pada 2016.

Ini bukanlah tahun yang buruk, meski perusahaan ini sempat menarik kembali produk andalannya karena masalah baterai yang dapat menyebabkan kebakaran.

Pada kenyatannya, ancaman terbesar ekonomi Korea Selatan adalah kebijakan Beijing yang merespon keputusan Seoul untuk mengizinkan penempatan sistem anti-rudal AS. Termasuk menutup bisnis Korea

Selatan di Cina dan mendorong wisatawan Cina agar tidak mengunjungi Korsel. (*/bbc.com/red)

Baca Juga:

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.