Senin, 27 Januari 20

Presiden ke-6 RI Luncurkan Buku “Twitter SBY”

Presiden ke-6 RI Luncurkan Buku “Twitter SBY”
* Presiden RI ke-6 sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mataram, Obsessionnews.com – Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meluncurkan buku berjudul “Twitter SBY” di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad (7/5/2017).

Buku “Twitter SBY” merupakan buku yang berisi sejumlah cuitan SBY di akun Twitter miliknya, @SBYudhoyono, sejak mulai aktif 2013 lalu.

Menurut SBY, dirinya memanfaatkan Twitter untuk menjalin komunikasi dengan rakyat saat masih menjabat sebagai presiden hingga kini.

Twitter juga dijadikan sarana oleh SBY untuk menjawab isu miring tentangnya. Pasalnya seringkali pernyataan yang dikeluarkan SBY dipelintir dan tidak ditampilkan secara utuh sehingga menimbulkan perspektif negatif.

“Sekarang saya sekali-kali main Twitter, memang banyak yang tidak senang kemarin, saya dihajar sana-sini. Boleh tidak SBY main twitter, kalau dilarang hancur sudah demokrasi dan kebebasan di negeri ini. Saya dukung presiden perangi hoax dan fitnah asalkan adil bagi semua,” ungkap SBY di Monumen Bumi Gora, NTB.

Buku ini ditulis oleh Putu Suasta yang merupakan politisi serta pemerhati sosial politik Indonesia asal Bali. Putu menuturkan, proses penulisan buku yang memiliki tebal sekitar 300 halaman ini berjalan selama dua tahun.

“Semoga “Twitter SBY” ini memberi inspirasi, kekuatan, dan kedewasaan dalam berdemokrasi,” ujar Putu.

Buku “Twitter SBY” diluncurkan beriringan dengan rangkaian kegiatan Rakernas Partai Demokrat. Sebelumnya, SBY bersama kader Demokrat menggelar jalan santai dan deklarasikan anti-hoax dan fitnah. Jalan sehat jalan sehat sejauh sekitar dua kilometer itu diikuti Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Rakernas Demokrat baru akan dibuka esok Senin, 8 Mei 2017. Rencananya, SBY akan menyampaikan pandangan mengenai persiapan Pilkada 2018 dan Pemilihan Presiden dan Legislatif 2019. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.