Senin, 18 Januari 21

Presiden Jokowi: Negara Lain Harus Belajar Islam di Indonesia

Presiden Jokowi: Negara Lain Harus Belajar Islam di Indonesia
* Presiden Jokowi saat menghadiri MTQ Nasional di Mataram, Sabtu malam (30/7/2016).

Mataram, Obsessionnews.com – Posisi Indonesia saat ini sangat penting di tengah perkembangan Islam dan umatnya di dunia. Maka tak salah jika Indonesia diposisikan sebagai sumber pemikiran Islam dunia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan MTQ Tingkat Nasional ke-26 yang dilangsungkan di Astaka Utama Islamic Centre, Kota Mataram, Lombok, Sabtu malam (30/7/2016).

“Sudah saatnya Indonesia menjadi sumber pemikiran Islam dunia, menjadi sumber pembelajaran Islam dunia, negara lain harus juga melihat dan belajar Islam di Indonesia,” kata Presiden.

Menurut Presiden, Islam di Indonesia sudah seperti resep obat yang paten, yakni Islam washatiyah, Islam yang moderat. Sementara jika melihat negara-negara lain masih mencari-cari formula Islam yang ideal.

Oleh karenanya, Presiden mengaku sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pendirian Universitas Islam Internasional. Harapannya, universitas itu akan menjadi sumber ilmu, sumber kajian Islam, sumber cahaya moral Islam, dan benteng bagi tegaknya nilai-nilai Islam yang berkeseimbangan, Islam yang toleran, dan Islam yang egaliter.

Presiden juga berharap MTQ Nasional mampu menyejukkan hati masyarakat sebagaimana hati yang melafalkan Al-Quran.

“Kita pun ingin kehidupan berbangsa dan bernegara juga sejuk damai dan indah,” katanya.

Presiden mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara sekaligus menjaga optimisme dalam menghadapi tantangan yang semakin sulit terutama tantangan global.

“Jadikan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah sebagai stimulan untuk meningkatkan penghayatan, kecintaan, dan pengamalan ajaran Islam yang rakhmatan lil alamin,” katanya.

Saat rampung memberikan sambutan, Presiden memukul gendeng beleg sebagai tanda peresmian Pembukaan MTQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016. Setelahnya, Presiden melihat atraksi 26 penabuh gendang beleg.

Presiden Jokowi hadir pada kesempatan itu didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur NTB TGB Zainul Majdi. Acara tersebut disaksikan sekitar 5.000 orang dari para kafilah, termasuk masyarakat NTB.

Pembukaan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah itu juga dihadiri 30 duta besar dari negara sahabat, terutama dari negara-negara Timur Tengah dan para gubernur dan bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Tanah Air. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.