Kamis, 2 Desember 21

Presiden Janji Bangun Dari Pinggir Malah Jadi Kusut

Presiden Janji Bangun Dari Pinggir Malah Jadi Kusut

Jakarta, Obsessionnews – Bermula dari kebijakan pemerintah yang tak terkoordinasi dengan baik dalam menjaga komoditas kelompok administered (harga yang diatur pemerintah), didukung pelemahan nilai tukar Rupiah, akhirnya daya beli masyarakat tergerus.

Janji Presiden melaksanakan pembangunan dari kawasan pinggir juga makin rapuh akibat ketimpangan distribusi berbagai komoditi. Sudah begitu, kawasan-kawasan yang kaya sumber daya alamnya malah tumbuh jauh di bawah rata-rata nasional.

“Konsep bangun dari pinggir belum terlihat sama sekali hasilnya,” kata Ahmad Heri Firdaus, Peneliti INDEF dalam keterangan persnya di Jakarta, pada Jumat (8/5).

Hal tadi, dituding sebagai akibat dari lambatnya administrasi kelembagaan sejumlah Kementerian. Hasilnya, pencairan belanja pemerintah juga terhambat. Pada triwulan I tahun 2015, realisasinya cuma Rp 7,32 triliyun atau 2,25% dari yang dianggarkan.

“Ekonomi tumbuh tak berkualitas,” kata Heri. (MBJ)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.