Senin, 26 Oktober 20

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) – Jahja Setiaatmadja

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) – Jahja Setiaatmadja
* Jahja Setiaatmadja.

BCA dikenal sebagai bank swasta nasional terbesar di Indonesia dengan jangkauan layanan luas dan jumlah nasabah yang luas. Tentunya, bukan hal mudah untuk memimpin perusahaan yang didaulat sebagai Best Asian Bank 2017.

 

Jahja Setiaatmadja merupakan salah satu sosok penting dalam perjalanan PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Ia dipercaya menjabat sebagai Chief Executive Officer BCA sejak 2011. Dibawah kepemimpinannya, BCA terus menunjukkan kinerja yang solid dan konsisten bertumbuh dari tahun ke tahun, selain itu inovasi perbankan lainnya tak henti dihasilkan demi menjaga loyalitas bagi lebih dari 16 juta nasabah.

Terlahir dari keluarga sederhana, tidak membuat Jahja patah semangat untuk terus berkarya. Mengenyam pendidikan di jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jahja kemudian bekerja di kantor akuntan PriceWaterhouse sebagai akuntan junior. Tahun 1980-1989, bergabung di Kalbe Farma hingga menjabat posisi terakhir sebagai Direktur Keuangan. Kemudian tahun 1989-1990, menjadi Direktur Keuangan pada perusahaan otomotif Indonesia terkemuka, Indomobil.

Berkarir di BCA sejak tahun 1990, Jahja dikenal sebagai pekerja keras dalam memimpin. Ia mengibaratkan dirinya sebagai dirigen yang memimpin orchestra. “Prinsip saya di dalam memimpin adalah seperti seorang dirigen yang memimpin orchestra. Intinya kita harus tahu nada apa yang harus timbul dari setiap macam instrumen, meskipun kita tidak perlu mahir memainkan instrumen tersebut. Kemudian yang penting juga, kita harus mengetahui siapa kira-kira yang akan mendengarkan dan melihat permainan orchestra kita,” tutur Jahja.

Menurut Jahja, menentukan audience ini sangat penting, karena terkait dengan pemilihan lagu yang tepat dan permainan musik yang berkualitas sehingga membuat penampilan orchestra menjadi memukau.

Jahja memang dikenal sebagai seorang CEO yang tangguh dan inovatif. Ia tak pernah berhenti melakukan berbagai terobosan besar dan jeli menangkap peluang bisnis. Bersama timnya, beliau menciptakan beberapa inovasi di perbankan seperti baru-baru ini yaitu Vira (Virtual Assistant Chat Banking BCA), Sakuku (uang elektronik yang dapat digunakan untuk pembayaran belanja, isi pulsa dan transaksi perbankan lainnya), myBCA, program Fix and Cap KPR BCA, pengembangan Financial Technology melalui anak perusahaan BCA yaitu PT Central Capital Ventura dan penyelenggaraan Financial Hackathon, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu saja, Jahja juga sangat mengedepankan pentingnya pengembangan SDM di BCA, sehingga belum lama ini, BCA juga telah meresmikan BCA Learning Institute dan Galeri BCA yang dibangun serta dilengkapi dengan infrastruktur yang mendukung pembelajaran bernuansa digital seperti gamification, virtual & augmented reality, computer class, mini bank, ruang video conference dan ruang kelas yang menggunakan peralatan belajar mengajar berteknologi.

Menurutnya, kesuksesan BCA bukan semata-mata karena perannya, tapi karena teamwork. Jahja mengaku bagian dari teamwork. “Saya bukan super hero. Sebab super hero hanya ada di film-film, yang bisa mengatasi semua,“ tuturnya. Jahja memang mengutamakan teamwork. Untuk membuat teamwork yang bagus, katanya, harus bisa merangkul semua sehingga bisa bersama-sama mendapatkan dukungan yang kuat.

Kini, berkat usahanya dan segenap tim, BCA terus mempertahankan kinerjanya yang solid pada semester I 2017 dengan peningkatan laba bersih sebesar 10,0% menjadi Rp10,5 triliun dari Rp9,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perjalanan karir yang panjang tidak hanya menuntun Jahja hingga posisi saat ini, melainkan membawanya dan BCA memperoleh berbagai penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri. Sepanjang 2015-2017, Jahja mendapat berbagai penghargaan antara lain Best CEO dalam Finance Asia Awards: Asia’s Best Companies 2015, Best CEO pilihan harian Bisnis Indonesia, Best CEO, Asiamoney’s Best Executive 2015 pada Asiamoney Award, Spokeperson of The Year 2015 pada PR People of The Year, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu BCA juga berhasil meraih beberapa penghargaan internasional prestisius yaitu “Best Asian Bank 2017” dari ajang Finance Asia Award 2017 mengalahkan 16 finalis dari negara lain. BCA juga masuk dalam jajaran 2000 perusahaan terbesar di dunia dalam ajang Forbes Global 2000 Awards, 3 predikat sekaligus dalam ajang The Asian Banker Indonesia Country Awards yaitu Best Private Wealth Bank in Indonesia, Best Mortgage and Home Loans Product of The Year dan Best Smart Branch Project in Indonesia, dan yang terakhir BCA kembali terpilih menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang mendapatkan penghargaan Gallup Great Workplace Award.

“Berbagai penghargaan yang saya secara pribadi dan BCA terima selalu menjad motivasi bagi keluarga besar BCA untuk meningkatkan kinerja dan layanan perbankan kepada nasabah. Tentunya semua ini dipersembahkan bagi seluruh nasabah kami dan masyarakat Indonesia,’ tutupnya.

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Men’s Obsession edisi Agustus 2017. 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.