Minggu, 28 Februari 21

Presiden Biden akan Dimakzulkan Sehari Pasca Pelantikan

Presiden Biden akan Dimakzulkan Sehari Pasca Pelantikan
* Marjorie Taylor Greene. (Foto:: Parstoday)

Anggota Kongres dari Partai Republik Amerika Serikat menuduh Presiden terpilih Joe Biden menyalahgunakan kekuasaan dan mengatakan, draf pemakzulan Biden akan disampaikan di hari pertama ia masuk Gedung Putih.

Seperti dikutip The Independent (14/1/2021), Marjorie Taylor Greene menuturkan, draf pemakzulan Joe Biden akan digulirkan di hari pertama ia memasuki Gedung Putih, karena Presiden terpilih Amerika itu melakukan penyalahgunaan kekuasaan.

Di akun Twitternya, Greeene menulis, pada tanggal 21 Januari 2021 pasal pemakzulan Joe Biden akan saya gulirkan.

“Kita harus yakin atas nama rakyat Amerika, bahwa para pemimpin kita harus bertanggung jawab. Kita tidak bisa memiliki seorang presiden yang cenderung menyalahgunakan kekuasaan dan dengan mudah dibeli oleh negara-negara asing, perusahaan energi Cina, dan korporasi energi Ukraina,” pungkasnya.

Biden Tunjuk David L. Norquist Jabat Plt Pentagon
Presiden terpilih Amerika Serikat menunjuk David L. Norquist sebagai pelaksana tugas (plt) Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan IRIB, Joe Biden Kamis (14/1/2021) mengangkat David L. Norquist, deputi finansial di Kemenhan Amerika sebagai pelaksana tugas Pentagon.

Norquist sementara menjabat ketua Pentagon hingga Lloyd J. Austin, kandidat menhan Biden mendapat persetujuan dari Senat.

Bulan lalu Jie Biden secara resmi menunjuk Austin sebagai kandidat menteri pertahanan negara ini.

Jend. Lloyd J. Austin, 67 tahun 31 Januari 2012 hingga 8 Maret 2013 menjabat sebagai deputi kepala staf gabungan militer AS dan kemudian hingga tahun 2016 menjabat komandan pasukan Amerika di Asia Barat.

Ia di awal tahun 2016 pensiun dari militer dan berdasarkan undang-undang di AS, pensiuan jenderal untuk menjabat sebagai kepala Pentagon harus melewati tujuh tahun dari tanggal pensiunannya di militer.

Jika Austin disetujui Senat, ia akan menjadi menteri pertahanan pertama kulit hitam Amerika Serikat. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.