Kamis, 25 Juli 24

Presdir BCA Raih Gelar Top National Banker 2017  

Presdir BCA Raih Gelar Top National Banker 2017   
* Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Direktur (Presdir) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja kembali meraih prestasi gemilang pada ajang Investor Awards – Tokoh Finansial Indonesia 2017.

Meraih apresiasi sebagai Top National Banker 2017, ini berarti Jahja berhasil mempertahankan gelar sebagai bankir yang teruji dari krisis.

Keterangan pers yang diterima Obsessionnews.com, Minggu (21/1/2018), menerangkan, penghargaan tersebut diterima oleh Executive Vice President Finance & Corporate Planning Division BCA Raymon Yonarto mewakili Jahja di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, beberapa waktu  lalu.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Majalah Investor yang telah menobatkan saya kembali sebagai Top National Banker 2017 serta seluruh pihak yang telah bekerja keras membawa BCA menjadi salah satu bank terdepan di Indonesia,” kata Jahja di tempat terpisah.

Penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Investor ini diberikan kepada CEO berprestasi dari berbagai sektor usaha.

Ajang apresiasi ini digelar guna memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dinilai sukses dalam mengembangkan perusahaan dan memberi kontribusi terhadap industri keuangan domestik.

Salah satu Jahja dinobatkan sebagai tokoh finansial karena berhasil mengusung inovasi dan strategi baru pada bisnis perbankan.

Tak heran, kinerja tahun 2017 menjadi acuan kinerja positif di tengah perlambatan ekonomi dunia.

Di masa kepemimpinan tahun 2017, BCA juga berhasil menutup periode sembilan bulan pertama tahun 2017 dengan peningkatan pendapatan operasional yang baik.

Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan berkelanjutan dari dana pihak ketiga dan keseluruhan aset produktif disertai penerapan prinsip kehati-hatian dengan mengutamakan pentingnya kualitas aset.

BCA dan entitas anak melaporkan laba bersih meningkat 11,3% menjadi Rp 16,8 triliun dari Rp 15,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan operasional yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya tumbuh 5,2% menjadi Rp 41,7 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2017, dibandingkan Rp 39,7 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2016.

“Ke depannya, BCA akan tetap berhati-hati dan mempertahankan pendekatan bisnis secara prudent,” pungkas Jahja. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.