Sabtu, 18 September 21

Prediksi Premium Tidak Naik Sampai Lebaran

Prediksi Premium Tidak Naik Sampai Lebaran

Jakarta, Obsessionnews – Diprediksi tidak akan ada kenaikan harga Premium sampai Lebaran, setelah Minggu dini hari pukul 00.01 WIB harga Pertamax RON 92 naik Rp 9.300/liter naik Rp500 dari sebelumnya Rp8.800/liter. Sedangkan Pertamax Plus Rp10.200/liter naik Rp150/liter dari sebelumnya Rp10.050/liter, sementara Pertamina Dex berada pada harga tetap Rp11.900/liter.

Harga premium diprediksi tidak akan naik sampai Lebaran. “Pertamina tidak akan menaikkan harga premium sampai habis Lebaran karena rawan sekali dengan pemerintah,” ungkap Pengamat Politik Energi Yusri Usman kepada wartawan usai acara AktualForum dengan tema Sengkarut Tata Kelola Energi Era Jokowi-JK, Jakarta Pusat (31/5/2015).

Namun menurut Yusri, jika tidak menaikkan berarti pemerintah melanggar peraturan yang telah ditetapkan. “Subsidi sudah dicabut dari APBN berarti pemerintah melanggar bahwa tiap bulan harus ada penyesuaian, yang aturannya bisa satu bulan bisa dua minggu. Ini tidak dilakukan malah kemarin 15/5/2015 Pertamax itu mau naik tiba-tiba dibatalin. Saya bilang ngak boleh diintervensi uda betul Pak Ahmad Bambang itu, dia menjalani peraturan hitungan corporasinya begitu ia jalanin,” paparnya.

yusran usman

Menurut Yusri, adanya kenaikan BBM tidak bisa dihindari sebab aturan Undang-undang menyatakan harga BBM ditentukan oleh pasar. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Presiden No 191 yang ditandatangani Presiden per 31/12/2014 Permen SDM No 39 ditandatangi juga pada Minggu (31/12/2014).

Kemudian direvisi oleh Menteri ESDM dengan Permen No 04 16/1/2015 dengan menyatakan Pertamax adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) umum yang penentuan harganya diserahkan kepada badan usaha.

“Kalau Pertamina hitung-hitungannya sudah benar, tapi persoalannya ada orang yang mau beli nggak. Selisih Pertamax dengan shell Rp 500, tapi orang lebih milih Shell kok. Alasanya orang secara psikologi lebih percaya kualitas shell takarannya pas, pelayanan juga bagus,” tuturnya. (Asma/Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.