Sabtu, 4 Februari 23

Pramuka Bantu Ringankan Warga dari Kebakaran Taman Kota

Pramuka Bantu Ringankan Warga dari Kebakaran Taman Kota
* Aksi Pramuka Peduli dari Kwarcab Jakarta Barat membantu penanganan bencana kebakaran di Taman Kota.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kebakaran yang melanda daerah sekitar Taman Kota, Jakarta Barat Kamis (29/3/2018) malam merupakan yang terbesar kedua di sepanjang tahun ini. Karenanya, bencana ini mendapat perhatian cukup serius dari berbagai pihak, tidak hanya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga Gerakan Pramuka.

Satgas Pramuka Peduli dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Barat langsung ikut ambil bagian pada hari pertama kejadian kebakaran. Dengan melakukan koordinasi bersama BNPB, Pramuka Peduli ikut melakukan assessment dan membantu pengamanan untuk sterilisasi lokasi dari kerumunan warga.

“Di hari pertama teman-teman Pramuka Peduli dari Kwarcab Jakarta Barat sudah langsung turun ke lokasi bencana. Langkah yang pertama kita lakukan adalah sterilisasi lokasi dari kerumunan warga agar tidak menambah banyak korban,” ujar Ahmad Yusuf Kurniawan, Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Jakarta Barat, Minggu (1/4/2018).

Di hari selanjutnya, Pramuka Peduli dari Kwarcab Jakarta Barat mendirikan posko bantuan di sekitar lokasi kebakaran. Posko tersebut digunakan untuk koordinasi dan mempermudah kerja Pramuka Peduli, sekaligus menampung segala jenis bantuan untuk para korban dari berbagai Gugus Depan yang ada di wilayah Jakarta.

“Kegiatan Pramuka Peduli di sini juga ikut mendistribusikan bantuan kepada para korban. Di antaranya beras, air mineral. Sembako seperti teh, kopi, gula, pakaian layak pakai, pakaian sekolah, pakaian balita, alat tulis sekolah, mie instan, selimut, dan pempers,” jelasnya.

Kegiatan Pramuka Peduli dalam setiap penanganan bencana memang selalu disertai pendistribusian bantuan. Banyak hal yang dikerjakan Pramuka dalam penanganan bencana. Selain mendistribusikan bantuan, Pramuka juga ikut membantu warga membersihkan sampah dan puing-puing kebakaran.

Pramuka Peduli juga aktif berperan mengembalikan mental dan kepercayaan diri warga dalam menjalani hidup pasca bencana, yakni dengan kegiatan Trauma Healing terutama untuk anak-anak dan orang tua lanjut usia. Pramuka menghibur mereka dengan berbagai permainan yang mengasyikkan.

“Hari ini rencananya kita akan melakukan Trauma Healing, dan menunggu koordinasi untuk membantu pembersihan area sisa kebakaran. Trauma Healing menjadi keharusan yang harus dilakukan Pramuka Peduli untuk membantu mengembangkan mental dan semangat anak-anak dan orang tua dalam menghadapi bencana,” jelasnya.

Kegiatan aksi Pramuka Peduli ini terus dilakukan sampai masa tanggap darurat dinyatakan selesai oleh BNPB. Ahmad Yusuf mengatakan, pihaknya sangat terbuka untuk menerima bantuan dari masyarakat luar bila ingin membantu para korban. Sebab sampai saat ini banyak warga yang masih tinggal di penampungan atau tenda pengungsi.

Diketahui, akibat kebakaran itu, 501 KK dan 2504 warga kehilangan tempat tinggal. Bahkan dua orang dikabarkan meninggal, dan satu petugas pemadam kebakaran mengalami luka parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Kerugian pun mencapai miliaran rupiah. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.