Sabtu, 18 September 21

Pramono Tak Tahu Wahyu Masuk Kabinet

Pramono Tak Tahu Wahyu Masuk Kabinet
* Wahyu Sakti Trenggono

Jakarta, Obsessionnews – Sekretaris Kabinet Pramono Anung enggan mengomentari seputar isu perombakan kabinet yang belakangan ini kembali mencuat. Begitu pula ketika dikonfirmasi mengenai isu masuknya mantan Bendahara PAN Wahyu Sakti Trenggono ke dalam Kabinet Kerja.

“Saya ga tahu, yang jelas belum ada pembicaraan mengenai nama orang itu (Wahyu Sakti Trenggono),” ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Pram menyerahkan sepenuhnya keputusan reshuffle kabinet kepada Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla. Sehingga ia tidak mau mereka-reka menteri siapa yang bakal keluar kabinet serta siapa pula yang bakal ikut bergabung.

“Kan itu kewenangan sepenuhnya presiden dan diskresi itu hanya dimiliki oleh presiden dan kemudian bersama-sama Wapres, sehingga dengan demikian kita tunggu sajalah,” kata mantan Wakil Ketua DPR itu.

Wacana reshuffle kembali mencuat setelah PAN mendeklarasikan gabung bersama koalisi pemerintah. Walaupun tidak secara terang-terangan minta dilibatkan kursi mentri, namun kehadiran PAN justru mengharuskan Presiden Jokowi melakukan reshuffle agar mampu menjaga stabilitas politik.

“Nah untuk kelanjutannya sebenarnya sangat bergantung dari Jokowi dan PAN, tapi yang jelas untuk meluruskan lah, saya dengar sendiri dari pak Zul bahwa mereka sama sekali tidak tawar menawar urusan kursi kabinet, sama sekali ndak,” ungkap Pramono.

Menurut dia, Presiden Jokowi tahu akan kebutuhan reshuffle kabinet atau tidak. Karena Presiden sangat menginginkan menteri-menterinya harus bisa membantunya dalam mengawal program nawacita. Salah satu cara Jokowi mengevaluasi kinerja menteri yakni dengan mewajibkan menterinya membuat laporan secara berkala.

“Tapi kalau melihat pada hari ini alhamdulillah relatif persoalan itu bisa dimanage secara baik oleh pemerintahan, maka dengan demikian presiden dan wapres sudah bisa melihat siapa menteri yang uncapable dan capable,” ucap Pramono. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.