Senin, 20 September 21

Pram Bantah PDI-P Minta Jatah lima Menteri

Pram Bantah PDI-P Minta Jatah lima Menteri

Jakarta, Obsessionnews – Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Pramono Anung alias Pram, membantah partainya meminta tambahan lima menteri untuk dimasukkan dalam bursa perombakan kabinet kerja Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK).

Menurut Pram, partainya tidak pernah menyampaikan permintaan itu secara resmi. Yang ada, kata dia, adalah permintaan yang disampaikan oleh pribadi kader PDI-P‎. Adapun sikap resminya akan disampaikan oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

“Secara formal PDI-P tidak pernah minta lima. Ada salah satu anggota berpandangan seperti itu, dalam demokrasi sah-sah saja,” ujar Pram di DPR, Kamis (25/6/2015).

Meski demikian, Pram juga tidak mau mengelak bahwa isu reshuffle adalah bagian dari isu penting yang tengah dibahas di internal PDI-P. Bahkan, Pram mengaku Presiden Jokowi aktif melakukan komunikasi dengan Megawati untuk membicarakan persoalan tersebut.

“Secara rutin Jokowi-JK lakukan komunikasi dengan Mega, bagaimana sistem politik itu dilakukan,” terangnya.

Selebihnya Pram tidak mau berbicara terlalu jauh tentang reshuffel. Ia hanya mengatakan, reshuffle menjadi wewenang penuh Presiden Jokowi. Ia mengaku tidak mau mendikte kebijakan Presiden. ‎”Dalam pertemuan itu, serahkan ke Presiden dan Wapres memilih orang untuk mengatasi kekurangan yang dirasakan pemerintah,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.