Selasa, 22 September 20

Prajurit TNI Karya Bakti Membantu Bangun Masjid

Prajurit TNI Karya Bakti Membantu Bangun Masjid

Jember – Prajruti TNI dari Kodim 0824 Jember pada Selasa (12/12/2017) pagi, melakukan karya bakti TNI membangun Masjid Nurul Falah, Beringin Lawang, Jember, dengan sasaran pengecoran lantai 2 masjid tersebut.

Hadir dan turut melaksanakan karya bakti TNI tersebut diantaranya Camat Jenggawah Rahman Hidayat, Danramil 0824/25 Kapten Inf Ismianto, Kepala Desa Wonojati H. Amin, Babinsa Serda M Syahrul, Anggota Kodim 0824 sebanyak 37 orang dan masyarakat sekitar sebanyak 87 orang.

Sebelum kegiatan dilaksanakan dilakukan apel bersama ddiambil oleh Kapten Inf Ismianto yang menyampaikan pengaturan personel dalam melaksanakan kegiatan serta menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya serta selalu memperhatikan faktor keamanannya.

H Amin menjelaskan, Masjid Nurul Falah merupakan salah satu sarana ibadah masyarakat Ds Wonojati disamping sebagai tempat sholat berjamaah juga dijadikan sebagai tempat pendidikan Al Qur’an bagi anak-anak usia dini.

Menurutnya, kondisi masjid yang relatif termakan usia dan kendisinya kurang luas sehingga dilaksanakan pembangunan dengan dana swadaya masyarakat secara bertahap, dan saat ini untuk menyelesaikan pengecoran lantai 2 karena memerluka banyak personel sehingga minta bantuan kepada Koramil jenggawah untuk dilaksanakan karya bakti TNI ini.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi terkait kegiatan anggotanya membenarkan bahwa beberapa anggota memang ditunjuk untuk melaksanakan karya bakti dalam membantu pengecoran masjid Nurul Falah di Ds Wonojati.

Ia pun menegaskan, hal tersebut tentunya sebagai bagian dari tugas TNI utamanya Kodim 0824 selaku satuan kewilayahan yang harus melaksanakan kegiatan karya bakti sebagai bagian dari metode pembinaan territorial (Binter) ini sepanjang tahun.

“Disampaing dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI bersama rakyat, hal tersebut tentunya juga dalam rangka memelihara budaya gotong royong masyarakat,” tandas Rudianto. (Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.