Rabu, 22 September 21

Prabowo Minta Anies-Sandi Bentuk Tim Transisi‎

Prabowo Minta Anies-Sandi Bentuk Tim Transisi‎
* Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto optimistis Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017 ini akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Aniers-Sandi). Karena itu, semua tim pemenangan harus bersiap menghadapi dan mengawasi pencoblosan. ‎

Prabowo bahkan berpesan kepada Anies-Sandi untuk membentuk tim transisi. ‎”Pesan dari Pak Prabowo untuk mendorong kami terus bergerak. Nomor tiga, kami diminta menyiapkan tim transisi,” kata Sandiaga menceritakan pesan Prabowo di Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (14/4/2017).

Menurutnya, tim transisi diperlukan bila Anies-Sandi dipercaya oleh warga DKI untuk memimpin Jakarta. Tim itu nanti akan dipersiapkan untuk merealisasi program 100 hari Anies-Sandi.
Selain itu kata dia, agar pergantian pemerintahan juga berjalan dengan lancar.‎

Saat ini, Sandiaga mengaku sudah ada beberapa orang yang ikut serta dalam tim transisi, seperti Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwaksana. Anggota DPRD Fraksi PKS itu dianggap mumpuni di bidang anggaran.

“Yang sudah berkomitmen dan bergabung Fadjar Panjaitan, matan Sekda (Pemprov DKI Jakarta) dan pernah menjadi Plt Gubernur (DKI Jakarta),” kata dia.

‎Sebelumnya LSI telah mengeluarkan ‎survei terbarunya soal pertarungan Pilkada DKI. Hasil survei menunjukkan pasangan Anies-Sandi lebih unggul dibanding pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Anies-Sandi ‎diprediksi perolehan suara sebesar 51,4 persen, sedangkan Ahok-Djarot  42,7 persen. Peneliti LSI Denny JA tidak bisa memastikan hasil risetnya 100 benar dan tidak terbantahkan. Namun ia yakin, warga Jakarta akan memiliki gubernur baru, karena survei itu dilakukan bukan hanya asal-asalan, tapi dibarengi dengan data. ‎

“Jadi, jika Pilkada Jakarta dilakukan saat survei ini dilakukan, Jakarta akan punya gubernur baru yakni Anies-Sandi. Gubernur pejawat tergusur oleh gubernur baru, dengan selisih 8,7 persen,” kata Denny JA, di  Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017).‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.