Sabtu, 18 September 21

Prabowo: Bantu Palestina Bukan Hanya Ucapan

Prabowo: Bantu Palestina Bukan Hanya Ucapan

Jakarta – Calon presiden (Capres) nomor urut satu, Prabowo Subianto mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk bersatu membantu rakyat Palestina dari kekejaman zionis Israel. Prabowo juga menegaskan dalam memberikan bantuan kepada korban Palestina jangan hanya diomongkan saja.

“Bukan hanya membantu dalam ucapan, melainkan membantu secara nyata dalam tindakan,”ujar Prabowo dalam orasinya di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2014).

“Kita siang ini kumpul di pusat Ibukota Republik Indonesia untuk bersama-sama menyatakan keprihatinan kita, kekecewaan kita terhadap tindakan yang diluar batas kemanusiaan yang dilakukan pada rakyat tidak bersenjata oleh negara yang miliki kekuatan militer besar,” tambahnya.

Prabowo mengecam Israel dan menuntut negara-negara lain bersatu untuk menghentikan tindakan Israel dengan militernya. “Jangan hanya ucapan mulut, kita harus dengan tindakan,” katanya.

Di sisi lain, ia menekankan agar umat Islam di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dan kerukunan antar sesama. Dengan adanya kerukunan ini diharapkan tidak mudah diadu domba dan dipecah-belah oleh kekuatan imperialis.

“Kita harus bersatu, kalau kita lemah kita tidak bisa membantu saudara-saudara kita. Dukungan tidak hanya dimulut, dukungan harus nyata,” imbuh Prabowo.

Sementara itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengatakan saudara-saudara kita yang hadir di sini untuk mengungkapkan posisinya sebagai bangsa Indonesia, bangsa muslim terbesar di seluruh dunia.

“Bahwa kita semuanya, jiwa kita pikiran kita, dan jiwa raga kita Insha Allah untuk Palestina,” ujar Anis dalam orasinya.

Anis menjelaskan, hadirnya dia diacara ini karena kita ingin mendengarkan jeritan anak-anak yang tidak berdosa, jeritan wanita-wanita yang tidak berdosa yang dibantai oleh Israel, kita hadir disini atas panggilan kemanusiaan.

“Kita menyatakan dukungan kita secara real bukan hanya kita sampaikan dalam bentuk kampanye politik dalam pilpres kemarin,”jelasnya.

Dia juga mengatakan bahwa hari ini pimpinan koalisi membuktikan janji-janjinya, dukungan itu datang dari hati kita yang paling dalam dan mendukung Palestina adalah kewajiban konstitusi . “Amanat konstitusi untuk membantu Palestina membebaskan diri dari penjajahan,”ungkapnya.

Sekarang, lanjut Anis, Israel telah membantai saudara-saudara kita persisi di bulan ramadhan, pada saat kaum muslimin sedang berpuasa. Dia juga menyerukan kepada seluruh massa aksi damai untuk berdoa kepada Allah SWT semoga menurunkan bantuannya kepada sadara-saudara di Palestina.

“Kita berdoa kepada Allah SWT untuk menyatukan hati seluruh umat Islam diseluruh dunia untuk membantu perjuangan saudara-saudara kita di Plestina,”katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua fraksi PKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid meminta umat bersatu setelah pemilihan presiden untuk mengutuk serangan Israel terhadap wilayah Gaza di Palestina. Hidayat mengingatkan Indonesia mempunyai peran penting karena presiden Sukarno pernah berjanji dan belum terlaksana hingga saat ini.

“Bung Karno tahun 1955 menyelenggarakan Konfrensi Asia Afrika (KAA). Dalam peristiwa itu Bung Karno berjanji akan mendukung terus kemerdekaan Palestina. Mari kita realisasikan janji bung Karno,” ujarnya di Bundaran HI.

Ia menambahkan Bung Karno pernah menyatakan secara terbuka kenapa tidak mengundang Israel dalam KAA dan hanya mengundang Palestina.”Bung Karno menyebut Israel adalah penjajah sehingga tidak diundang,” jelasnya.

Politisi senior PKS ini juga menjelaskan dari semua negara yang hadir dalam KAA hanya Palestina yang masih memperjuangkan kemerdekaannya.”Sesuai janji bung Karno kita harus terus mendukung dan terus mendorong kemerdekaan Palestina secara utuh,” tegasnya. (Pur)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.