Selasa, 2 Maret 21

PPP Tidak Mau Ikut Ribut Soal Reshuffle

PPP Tidak Mau Ikut Ribut Soal Reshuffle

Jakarta, Obsessionnews – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mau ikut ribut-ribut menanggapi soal isu perombakan kabinet atau reshuffle (perombakan menteri) Kabinet Kerja Joko Widodo – Jusuf. Reshuffle yang rencananya akan dilakukan siang ini Rabu (12/8/2015) di Istana Negara.

PPP menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada Presiden Jokowi yang memiliki hak prerogratif. Meski isunya Presiden akan memilih kader partai lain di luar Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

‎”PPP mempersilakan Pak JKW (Jokowi) untuk mereshufle kabinet dengan mengangkat orang-orang yang dipandangnya cakap, baik dari partai manapun atau professional,” ujar juru bicara PPP Arsul Sani saat dihubungi Obsessionnews, Rabu (12/8).

Menurut Arsul, banyak persoalan yang dihadapi Indonesia, baik dalam hal ekonomi, politik, sosial dan keamanan, lebih disebabkan karena kurangnya koordinasi antar menteri di Kabinet Kerja. Akibatnya, Indonesia semakin terpuruk terutama soal ekonomi.

“Bagi PPP siapapun yang jadi menteri yang paling penting mampu melakukan kordinasi antar kementerian atau lembaga. Karena soal koordinasi ini yang salah satu titik terlemah kabinet saat ini,” terangnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Wakil Presiden Jusuf Kalla, meminta kepada masyarakat untuk bersabar menyikapi reshuffel. Yang pasti kata dia, Presiden dalam waktu dekat ini akan membuat keputusan baru soal Kabinet Kerja.

“Sisa dua jam, sabar, sabar,” kata Kalla di Jakarta, Rabu.

Setidaknya beredar kabar, ada enam menteri yang akan dilantik oleh Presiden siang ini. yakni Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan yang akan menggantikan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution akan menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil.

Kemudian, mantan Menko Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, akan menjadi Menko Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo. Mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Thomas Lembong, akan menjabat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.