Minggu, 17 Oktober 21

PPP Masih Terbelah, DPW Jateng Tetap Optimis Pilkada 2017

PPP Masih Terbelah, DPW Jateng Tetap Optimis Pilkada 2017

Jakarta, Obsessionnews – Polemik perpecahan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak membuat anak cabang PPP di Jawa Tengah pesimis menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 mendatang. Pasalnya, meski konflik internal menyisakan banyak masalah, PPP Jateng akan mengikuti Muktamar Bandung agar dapat mengikuti Plkada di 7 daerah.

“Semoga saja bisa cepat terselesaikan mas. Dan kami optimis bisa ikut Pilkada nanti,” kata Sekretaris Fraksi PPP Jateng, Mohammad Ngainirichardl, Senin (22/2/2016).

Polemik internal PPP memang membuat partai berlambang Ka’bah itu tak bisa ikut serta dalam Pilkada serentak kemarin. Sehingga, keikutsertaan Muktamar Bandung menjadi pilihan agar PPP bisa kembali menjadi peserta Pilkada.

Richardl mengatakan SK Menkumham Nomor M.HH-20.AH.11.01 Tahun 2012, mengesahkan kembali susunan DPP PPP Muktamar Bandung 2011. Dimana susunan kepengurusan yaitu, Ketua Umum Suryadharma Ali dan M Romahurmuziy sebagai Sekjen. Serta, empat Wakil Ketua Umum, yakni Lukman Hakim Saifuddin, Suharso Monorfa, Emron Pangkapi dan Hasrul Azwar.

Disis lain, putusan No : 504K/TUN/2015, MA senyatanya mengabulkan kasasi pemohon dan menyatakan kembali ke putusan PTUN. Sehingga, kepengurusan partai otomatis kembali pada situasi sebelum dualisme terbentuk. Dengan pengesahan kembali hasil Muktamar Bandung 2011, dualisme kepengurusan dalam tubuh partai berlambang ka’bah dinilainya telah berakhir. Disamping itu, kedua kubu juga bisa segera melaksanakan Muktamar Islah.

“Insya Allah selesai (konflik internal PPP) mas. Sesuai dengan SK Menkumham yang menghidupkan kembali Muktamar Bandung. Itu yang menjadi dasar kita untuk bisa ikut Pilkada. Kita masih menunggu karena dalam 6 bulan ke depan akan di selenggarakan Muktamar,” ucap Richardl yang juga anggota Komisi D DPRD Jateng. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.