Rabu, 20 November 19

Ponidi Pengubah Wajah Pendidikan Dasar di Muara Kaman

Ponidi Pengubah Wajah Pendidikan Dasar di Muara Kaman
* Ponidi sedang memfasilitasi pelatihan PINTAR Tanoto Foundation. (Foto: Tanoto Foundation)

Kutai Kartanegara, Obsessionnews.com –  Sebanyak 13 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sekitar enam bulan belakangan ini mulai berubah.  Mereka secara rutin melakukan program membaca senyap selama 15 menit, menjalankan strategi mendekatkan buku pada siswa dengan membangun pojok-pojok baca, taman baca dan lain-lain. Para guru juga menerapkan pembelajaran aktif yang membuat proses belajar menjadi menyenangkan dan siswa semakin betah di sekolah.

 

Baca juga:

Jumpa Kopi Strategi SMPN 4 Tenggarong Buat Koleksi Buku Selalu Baru

Kurangi Pemanasan Global, SMPN 04 Tenggarong Tanam Pohon

Alumni ITS Dorong Penggunaan Energi Terbarukan di Ibu Kota yang Baru

Kaltim Ideal Jadi Ibu Kota Baru Indonesia

 

Perubahan wajah pendidikan dasar tersebut tak lepas dari perjuangan seorang pengawas di daerah tersebut. Namanya Ponidi. Sebagai pengawas ia agak risau melihat guru-guru di bawah pengawasannya  belum mampu membuat perencanaan mengajar dengan baik.

“Mengajar itu seperti membuat film yang bagus. Jadinya perlu skenario yang juga bagus. Film yang bagus itu yang mempunyai alur yang menyenangkan, membuat penonton penasaran dan akhirnya  diingat terus menerus. Nah, demikian juga mengajar, punya langkah dan proses yang harus membuat siswanya juga demikian. Harus punya skenario yang matang yang mengantar siswa menguasai banyak kompetensi,“ ujar Ponidi seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Comm Specialist Tanoto Foundation Kaltim Mustajib, Jumat (18/10/2019).

Ponidi mendapati guru-guru meng-copi paste rencana persiapan mengajarnya dari internet, dan jarang membuat sendiri.

“Nah kadang juga copy paste rencana mengajar itu juga tidak dilaksanakan di kelas. Akhirnya guru mengajar tanpa langkah-langkah yang strategis dan bermakna. Ia hanya mengikuti nalurinya saja,” tutur salah seorang fasilitator program PINTAR Tanoto Foundation ini.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.