Selasa, 19 Oktober 21

Polri Kantongi Nama Baru Diduga Anggota ISIS

Polri Kantongi Nama Baru Diduga Anggota ISIS

Jakarta, Obsessionnews – Polda Metro Jaya dan Densus 88 telah menangkap lima tersangka yang diduga terlibat dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada Sabtu (21/3), di beberapa tempat berbeda di Jabodetabek.

Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, mereka ditangkap dengan bermacam alat bukti salah satunya adalah beberapa telepon genggam serta uang tunai rupiah dan dolar Amerika. Namun, pihak kepolisian belum pastikan ke-lima orang tersebut kena pasal Undang-undang (UU) teroris.

“Nanti kita sedang lakukan pemeriksaan dan alat bukti apa yang mendukung. Kalau pelanggarannya masuk, kita akan masukkan UU terorisme kalau tidak KUHP,” ujar Badrodin di Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Selain itu, dia juga mengaku telah memonitor nama-nama baru organisasi gerakan teroris tersebut. “Sudah, kita punya data-data yang selama ini kita monitor,” ungkap Badrodin.

Seperti diketahui, Kepolisian Daerah Metro Jaya bersama Detasemen Khusus Anti Teror Mabes Polri menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Sabtu, 21 Maret 2015. Mereka adalah M. Fachri, Aprimul, Jack alias Engkos Koswara, Amin Mude, dan Furqon.

Dari penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan, ditemukan sejumlah barang bukti, yaitu sembilan ponsel, dokumen atau surat kelengkapan seperti paspor dan tiket, laptop, dan eksternal hard disk. Ditemukan pula uang sebesar Rp 8 juta dan 5.000 dolar Amerika dari tangan tersangka M Fachri.

Tersangka M Fachri berperan sebagai pelaksana dalam pembinaan, pengarahan, dan perekrutan simpatisan. Dana yang disalurkan itu nantinya digunakan untuk kegiatan sukarelawan ISIS di Indonesia, yang akan berangkat ke Irak dan Suriah. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.