Rabu, 25 Mei 22

Polri Imbau Aksi Lawan Ahok, 4 November Berlangsung Tertib

Polri Imbau Aksi Lawan Ahok, 4 November Berlangsung Tertib

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejumlah organisasi massa Islam akan kembali turun ke jalan untuk berunjukrasa mendesak polri memproses kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh calon gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Jumat (4/11/2016).

Menanggapi rencana unjukrasa tersebut, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah personil untuk melakukan pengamanan dengan berkonsentrasi pada titik di mana unjukrasa berlangsung.

“Namanya rencana pengamanan sudah dilakukan dengan baik,” kata Boy di sela-sela acara 2 tahun kerja nyata pemerintahan Jokowi-JK di gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (29/10/2016).

Boy tidak mempermasalahkan aksi tersebut, meski dengan jumlah yang banyak. Hanya saja ia menghimbau agar peserta aksi dapat mematuhi aturan yang berlaku. Momentum pilkada ini diharapkan dapat dijaga dengan baik supaya berlangsung dalam suasana tertib dan damai.

“Istilahnya tertib saja soalnya kita melarang orang bergerak juga tidak demikian. Jadi warga negara kita bergerak ke mana saja bebas yang penting kan tidak melanggar hukum,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menyatakan sudah menyiapkan skema pengamanan untuk mengawal demo besar-besaran yang rencananya digelar pada 4 November 2016. Dia juga menggandeng TNI untuk membantu pengamanan.

“Info yang kita dapat tanggal 4 November akan ada unjuk rasa besar. Saya dan Pak Pangdam (Mayjen Teddy Laksmana) akan formulasikan untuk eliminir,” kata Iriawan.

M Iriawan mengatakan akan mengerahkan 7.000 personel gabungan TNI dan Kepolisian. Surat perintah dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kepada jajaran Kodam Jaya untuk memberikan bantuan operasi sudah turun. Mereka akan diterjunkan di beberapa titik rawan.

“Tanpa surat perintah dari Panglima pun, saya yakin Pak Pangdam juga akan bantu,” katanya.

Demo Aksi Bela Islam II ini mengusung isu menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mereka juga menuntut polisi memproses hukum Ahok karena diduga menistakan agama.

Massa rencananya akan bergerak usai salat Jumat dari Masjid Istiqlal menuju ke depan Istana Merdeka. Aksi ini disebut akan melibakan berbagai organisasi keislaman dengan massa yang lebih besar dari demo sebelumnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.