Rabu, 25 Mei 22

Politisi PKS: TNI Tidak Usah Cawe-cawe Politik

Politisi PKS: TNI Tidak Usah Cawe-cawe Politik

Jakarta, Obsessionnews.com – Sebagai bangsa yang besar, TNI ‎diminta tidak telibat dalam persoalan politik praktis. TNI harus kembali kepada fungsi dan tujuan awal, mempertahankan NKRI dari serangan musuh.

Hal itu dikemukakan Anggota Komisi I DPR RI dari PKS, Jazuli Juwaini, menanggapi wacana TNI diberikan hak berpolitik. Ia mengatakan, dalam sejarahnya TNI tidak bisa diberi kewenangan untuk dipilih dan memilih dari jabatan publik.

“Ketika TNI terlibat politik praktis, ada ketidakberesan. Karena dia tugas utamanya menjaga rakyat dan membela kedaulatan. Kalau dia dibebani politik praktis, saya khawatir tugas utamanya terganggu,” kata Jazuli, di Gedung DPR, Jumat (7/10/2016).

Menurutnya, selain menjaga tugas di atas, TNI lebih baik fokus mereformasi diri agar bisa lebih dekat dengan rakyat. Jazuli tidak ingin TNI ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu dengan maksud dan tujuan yang buruk.

“Saya kira kita harus kembalikan TNI pada tupoksinya (tugas pokok dan fungsi). TNI justru harus jaga warga. Jangan karena ada tarikan kepentingan-kepentingan,” ujarnya.

Namun, kata dia, jika seorang anggota TNI mengundurkan diri dan terjun ke politik maka tidak ada larangan sama sekali. Contohnya adalah ketika Susilo Bambang Yudhoyono atau putranya Agus Harimurti Yudhoyono yang masuk ke dunia politik.

“Kalau mereka mau terjun ke politik, sudah tidak aktif, kan terbuka. Silakan saja, tidak dilarang,” kata politikus PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ini. ‎

Sebelumnya, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, berharap TNI dapat memiliki hak politik untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan umum. Namun, saat ini, TNI belum siap jika diberikan hak politik itu.‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.