Jumat, 24 September 21

Politisi Golkar Tuding Menkes Tak Peduli Nasib Verifikator Jamkesmas

Politisi Golkar Tuding Menkes Tak Peduli  Nasib Verifikator Jamkesmas

Imar

Jakarta-Ketidakpedulian Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi terhadap nasib 1534 orang Verifikator Jamkesmas  menambah panjang masalah ketenagakerjaan di lingkungan pemerintah dan BUMN.

“Bagaimana Menkes dapat menunjukan kepeduliannya kepada Masyarakat, jika terhadap karyawannya saja tidak ambil peduli. Sikap-sikap seperti ini akan menjadi catatan-catatan khusus yang mewarnai Pemerintahan SBY-Boediono,”kata Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatulloh Djatiutomo di Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Sebagai pegawai kontrak Kementerin Kesehatan yang sudah 5 tahun lebih bekerja dan tidak kunjung menjadi pegawai tetap, menurut Poempida nasib Verifikator Jamkesmas menjadi tidak pasti saat masuk penghujung tahun ini. Karena tanggal 1 Januari 2014 mendatang program BPJS akan mulai dijalankan dan sesuai dengan UU tentang BPJS, Program Jamkesmas tidak dilanjutkan lagi.

“Dengan demikian nasib kepegawaian Para Verifikator, yang tanggal 15 April 2013 kemarin berdemo di Kemkes tidak jelas ujungnya,”sebutnya.

Bahkan, Para Verifikator Jamkesmas yang berada di Makassar pun berusaha menyampaikan masalah dan mengadukan nasibnya kepada Menkes saat Rapim kemarin, sama sekali tidak diterima oleh Menkes.

“Menkes malah asik berdansa ria. Sikap tidak ambil peduli ini adalah bukan sikap seorang negarawati yang diharapkan dari seorang Menkes,”kata Politisi Partai Golkar ini.
(rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.