Sabtu, 22 September 18

Wiranto Tokoh Berpengaruh di Indonesia Versi Majalah Men’s Obsession

Wiranto Tokoh Berpengaruh di Indonesia Versi Majalah Men’s Obsession

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto terpilih sebagai salah seorang dari 70 tokoh yang berpengaruh di Indonesia tahun 2015 versi Majalah Men’s Obsession. Men’s Obsession edisi Agustus 2015 memuat tema utama ’70 Tokoh Berpengaruh di Indonesia 2015’.

Kemenangan duet Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 tidak bisa dipisahkan dari peran Hanura. Partai besutan Wiranto ini memang salah satu partai pengusung bersama partai-partai lain yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Panggung Pilpres 2014 menyajikan pertarungan menarik antara pasangan Jokowi – JK melawan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa yang didukung Gerindra, PAN, PKS, PPP, dan Golkar. Partai-partai pendukung Prabowo – Hatta Rajasa tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP).

Wiranto aktif berkampanye ke berbagai daerah untuk memenangkan Jokowi – JK. Wiranto dengan penuh semangat mengajak rakyat Indonesia untuk memilih Jokowi – JK agar Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Dalam berbagai kesempatan berkampanye Wiranto mengemukakan alasannya agar rakyat Indonesia memilih Jokowi – JK, antara lain Jokowi – JK dapat membawa Indonesia lebih maju dan bermartabat. Selain itu, Jokowi – JK akan bekerja ekstra keras meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ajakan Wiranto mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kampanyenya ikut membuat popularitas Jokowi kian meroket. Wiranto memiliki pengaruh besar karena memiliki kader-kader Hanura yang jumlahnya tak sedikit. Selain itu sebagai mantan Panglima ABRI di era Orde Baru ia masih memiliki pengaruh terhadap keluarga besar anggota TNI dan Polri. Kerja keras Wiranto itu berbuah manis. Sebagian besar rakyat Indonesia menjatuhkan pilihannya kepada Jokowi – JK.

Lalu apa yang didapat Wiranto setelah Jokowi dan JK menjadi Presiden RI dan Wakil Presiden RI? Jokowi mengangkat dua kader Hanura menjadi pembantunya, yakni Saleh Husin sebagai Menteri Perindustrian dan Yuddy Chrisnandi sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Men-PAN) dan Reformasi Birokrasi.

Perjalanan hidup pensiunan jenderal bintang empat ini berwarna. Setelah mencapai puncak karier di dunia militer sebagai Panglima ABRI, Wiranto dipercaya menjadi Menko Polkam di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pada tahun 1999. Jabatan ini dipegangnya hingga tahun 2000.

Pada tahun 2003 Wiranto secara meyakinkan memenangkan konvensi calon presiden Partai Golkar. Partai Golkar mengusung pasangan Wiranto dan Shalahuddin Wahid pada Pilpres 2004. Selanjutnya pada 2006 Wiranto mendirikan Hanura. Pada Pemilu 2009 Hanura mendapat 3.922.870 suara atau 3,8% dari total suara nasional dan 18 kursi di DPR. Sedangkan pada Pemilu 2009 Hanura memperoleh 6.579.498 suara atau 5,26% dari total suara nasional dan 16 kursi.

Biasanya muncul desakan mengganti ketua umum partai yang gagal bertarung di Pilpres. Namun, hal demikian tidak terjadi di tubuh Hanura. Meski kalah dalam Pilpres 2009 Wiranto tetap dicintai kader-kader Hanura dan tetap dipercaya sebagai Ketua Umum.

Kini, obsesi Wiranto yang terus diperjuangkan adalah mewujudkan adanya perubahan yang signifikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan melakukan lompatan besar sehingga sederajat dengan negara-negara maju.

“Perubahan seperti itu hanya dapat berlangsung melalui para pemimpin perubahan (change leaders) yang memiliki konsep, keteguhan, dan keberanian untuk berpikir dan bertindak melalui terobosan yang kuat (out of the box). Itu akan dapat dilakukan oleh pemimpin yang membiarkan hatinuraninya bekerja,”” tegas mantan Menko Polkam ini.

Hal itu merupakan inti dari perjuangan Wiranto. Bahkan, untuk melengkapi pemahamannya tentang bagaimana perubahan itu harus berlangsung, ia mengejar S-3 bidang Manajemen Sumberdaya Manusia. (arif rh/pul/rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.