Minggu, 20 Januari 19

Tes Baca Alquran Jadi Momok Menakutkan Bagi Prabowo?

Tes Baca Alquran Jadi Momok Menakutkan Bagi Prabowo?
* Dua pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang akan bertarung pada Pilpres 2019. (Foto: polingpresiden.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dewan Ikatan Dai Aceh mengundang dua pasangan calon presiden-calon wakil presiden untuk mengikuti tes membaca Alquran di Tanah Rencong. Tantangan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh akhir pekan lalu. Tes baca Alquran ini akan mengakhiri perdebatan soal kualitas beragama masing masing calon. 

Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh memastikan pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin siap menghadiri undangan tes baca Alquran Dewan Ikatan Dai Aceh. Direktur Informasi Komunikasi TKD Aceh Ali Raban mengatakan, Jokowi menyambut baik undangan itu. Kehadiran Jokowi ditegaskan tidak berhubungan dengan hadir tidaknya Prabowo Subianto dalam forum tersebut.

“Dari komunikasi kami dengan direktur komunikasi TKN Pusat Bapak Usman Kansong, bahwa Bapak Jokowi siap hadir mengikuti uji baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh,” kata Ali Raban, Rabu (2/1/2019). 

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga, juga menyatakan Jokowi menyambut baik undangan tersebut. Kata Arya, kita harus menghargai karena ini adalah permintaan dari masyarakat Aceh. Mereka memang dikenal sangat menjunjung ajaran dan melandaskan semuanya dari agama Islam.

“Bahkan kalau kubu Prabowo meminta, misalnya, dibuat tertutup dan hanya didengarkan oleh para juri, itupun kita bersedia,” tandas Arya.

Bagaimana Respons Prabowo?

Apakah tes baca Alquran merupakan momok yang menakutkan bagi Prabowo Subianto? Hingga saat ini capres nomor urut 02 tersebut  belum memberikan komentar secara langsung terkait undangan tes membaca Alquran. Namun juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menyebut Prabowo-Sandi tak mau mengikuti kegiatan yang tak sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) dan UU.

“Prabowo-Sandi bersama BPN siap saja mengikuti tes baca Alquran, tapi kami kembalikan kepada KPU. Kalau KPU yang mengadakan, ya kami siap. Kami kembalikan ke aturan yang berlaku,” kata Andre. 

Hanya saja menurut Andre sekarang ini pihaknya lebih fokus membicarakan masalah ekonomi. Alasannya, menurut Andre, masyarakat sekarang ini lebih membutuhkan perbaikan ekonomi. Hal itu terbukti dengan postifnya masyarakat dalam menyambut program perubahan ekonomi yang diusung Prabowo-Sandi. 

“Siap kita mengikuti itu, tapi yang dibutuhkan masyarakat bukan isu SARA lagi. Bagaimana pak Prabowo dan Sandi itu berbicara soal pertumbuhan ekonomi. Bagaimana kesenjangan si kaya dan si miskin berkurang, bagaimana harga terjangkau,” tegasnya.

Prabowo Subianto pernah menanggapi tantangan tes membaca Alquran pada kontestasi Pilpres 2014 lalu oleh cawapres Jusuf Kalla. Dia tak menampik heran dengan tantangan tersebut. Prabowo tak bisa memperkirakan siapa yang kemampuannya membaca Alquran lebih baik, di antara dirinya dan Jokowi. Namun, satu hal yang dia yakini, bacaan Alquran Kalla pasti lebih bagus daripada dirinya.

“Ya…, pasti Pak JK lebih baguslah, beliau kan Ketua Dewan Masjid,” ungkap Prabowo di Jakarta ketika itu.

Meski demikian Prabowo mengaku bingung mengapa dia sampai ditantang Kalla beradu kemampuan membaca Alquran dengan Jokowi terkait pemilu presiden ini. Prabowo merasa tak pernah mengaku-ngaku hebat membaca Alquran. “Kenapa, kenapa (saya ditantang membaca Alquran)? Jelas lebih baik orang lain, saya kan tidak pernah mengatakan saya hebat (soal baca Alquran),” katanya.

Tes membaca Alquran akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada 15 Januari 2019. Tes membaca Alquran tidak memengaruhi keputusan KPU. Namun sebagai langkah awal untuk mengakhiri politik identitas yang sudah telanjur terjadi. Ormas lainnya di sejumlah daerah di Indonesia juga sudah lebih dulu mengusulkan uji membaca Alquran bagi capres dan cawapres. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.