Sabtu, 22 September 18

Kasus DPRD Malang, Ingatkan Masyatakat Harus Jeli Pilih Caleg

Kasus DPRD Malang, Ingatkan Masyatakat Harus Jeli Pilih Caleg
* Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Foto : Tribunnews.com

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kasus dugaan korupsi anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur, sebagai studi kasus pemilihan anggota legislatif pada Pemilu 2019.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, kasus tersebut sebagai peringatan bagi masyarakat harus lebih jeli memilih calon anggota legislatif. Masyarakat harus terlebih dahulu mengecek latar belakang para caleg. 

“Kami berharap dalam konteks pencegahan, dan perwujudan politik yang bersih ke depan, dalam pemilu legislatif ke depan aspek latar belakang dari caleg itu diperhatikan,” kata Febri di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

“Akan lebih baik jika orang-orang yang pernah terlibat kasus korupsi kemudian tidak disaring sejak awal dalam mekanisme proses pencalonan tersebut,” sambungnya.

Saat ini KPK tengah menangani dua kasus korupsi massal dengan tersangka dari sisi legislatif. Yaitu, kasus dugaan suap DPRD Malang dengan 22 orang tersangka di tingkat penyidikan. 

Jumlah itu merupakan bagian dari total 41 anggota DPRD Malang yang telah menjadi tersangka.

Kedua, ada kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho kepada 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. 

Jumlah itu merupakan bagian dari total 50 anggota DPRD Sumut periode tersebut yang telah diproses KPK. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.