Jumat, 24 September 21

Polisi Terus Dalami Penyelenggara ‘Event The Wild One’

Polisi Terus Dalami Penyelenggara ‘Event The Wild One’
* Para Gay yang di gelandang ke ke Mapolres Jakarta Utara (Foto : Publik-News.com)

Jakarta, Obsessionnews.comTim Gabungan Polres Jakarta Utara dan Polsek  Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggerebek pesta seks para gay (kaum homo) pada Minggu (21/5/2017) malam. Pesta seks para kaum adam dengan kaum adam  itu dilakukan di salah satu rumah toko (Ruko) kebugaran atau fitnes di Kelapa Gading. Sebanyak 144 para lelaki yang tengah melakukan pesta seks, kemudian digelandang oleh petugas.

Jadi ruko itu selama ini berkedok sebagai tempat kebugaran atau fitnes. Namun, disalahgunakan menjadi tempat pesta seks sesama kaum laki-laki. Tema pesta seks kali ini adalah ‘Event The Wild One’.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan, polisi masih terus mendalami kasus ini. “Kami juga sedang memeriksa para penyelenggara acara ini,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/5).

Sementara itu,  Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syaifullah Tamliha, mengutuk keras pesta gay yang bertajuk ‘Event The Wild One’  tersebut. “PPP mengutuk keras, karena hubungan sesama jenis tidak sesuai ajaran agama manapun,” kata Syaifullah kepada wartawan, Senin (22/5).

Syaifullah mengatakan, tak ada satu pun agama yang membenarkan hubungan sesama jenis. Sudah selayaknya pesta-pesta semacam ‘Event The Wild One’ diberantas. Namun polisi tak boleh berhenti hanya pada para peserta pesta, tapi juga harus meringkus fasilitator pesta-pesta gay.

“Jangan pemainnya saja, tapi pemilik usahanya juga harus ditangkap. Kan tidak mungkin pesta itu bisa terlaksana kalau tidak ada yang memfasilitasi tempatnya,” katanya.

Seperti diketahui, Ke 144 kaum gay itu digerebek  Tim Jatanras dan Resmob Polrestro Jakarta Utara dibantu Polsektro Kelapagading. Para kaum gay itu dalam keadaan bugil saat polisi menggerebek mereka. Kemudian mereka dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Mapolres Jakarta Utara.

Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi kejadian, seperti kondom, tiket, rekaman CCTV, fotokopi Ijin Usaha, uang tip Striptease. Barang bukti lainnya seperti kasur, iklan event The Wild One, dan handphone yang digunakan untuk broadcast acara. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.