Sabtu, 3 Desember 22

Polisi Tangkap Perempuan Tersangka Ketiga Video Kebaya Merah

Polisi Tangkap Perempuan Tersangka Ketiga Video Kebaya Merah
* Tersangka perempuan pemeran video kebaya merah berinisial AH (20). (CNN Indonesia)

Obsessionnews.com – Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) telah menangkap tersangka ketiga yang diduga berkaitan dengan pelaku pembuatan video porno kebaya merah.

Pelaku disebut berinisial CZ, perempuan kelahiran Denpasar, Bali, yang kini tinggal di Kabupaten Sidoarjo, Jatim.

Direktur Reskrimsus Polda Jatim Kombes M Farman membenarkan kabar ditangkapnya CZ.

“Benar, dan kami sudah amankan tersangka ketiga [CZ] dalam kasus video Kebaya Merah,” kata Farman.

CZ diduga terlibat dalam pembuatan porno yang dibuat oleh pasangan ACS dan AH. Dua nama terakhir sebelumnya ditangkap lantaran video kebaya merah.

Penangkapan CZ merupakan lanjutan penyidikan polisi, usai mendapati ACS dan AH sudah memproduksi 92 an video porno dengan berbagai tema.

Salah satu video porno itu, menampilkan tiga orang yang sedang beradegan panas atau threesome. “[CZ] sudah ditahan,” kata Farman.

Sebelumnya, sebuah video porno yang menampilkan perempuan berkebaya merah viral di media sosial. Polisi kemudian menangkap dua pemeran video porno itu, ACS (30) dan AH (20).

AH dan ACS ditangkap oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Minggu (5/11/2022) sekitar pukul 21.00 WIB di daerah Medokan, Surabaya.

Polisi juga menemukan 92 video porno berbagai tema yang pelaku rekam. Video itu merupakan pesanan orang, dan dihargai Rp750 ribu hingga jutaan rupiah tiap permintaan.

Karena perbuatannya para tersangka terancam Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, dan atau Pasal 29 Jo Pasal 4, dan atau Pasal 34 Jo Pasal 8 Undang- Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sebelumnya, tersangka perempuan pemeran video kebaya merah berinisial AH (20) dikabarkan pernah berobat di Rumah Sakit Jiwa Menur, Jawa Timur.
Ketua Pengaduan dan Humas RSJ Menur Jatim, Basuni mengatakan hal itu terungkap usai penyidik mendatangi rumah sakitnya, Rabu (9/11).

“Ya benar, AH ini pernah berobat ke kami [RSJ Menur],” kata Basuni, Kamis (10/11).

Basuni tak menyebutkan dengan detail apa yang dialami AH saat menjadi pasien RSJ. Menurutnya informasi tersebut merupakan privasi pasien.

“Kalau seperti ini ada regulasi undang-undang rumah sakit, jika hal itu tidak bisa disampaikan kecuali kepada penegak hukum untuk kepentingan pengadilan,” ucap dia.

Ia menyebut, menjadi pasien RSJ bukan berarti yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Bisa juga dia mengalami masalah psikologi dan membutuhkan konsultasi.

“Kami ini kan tidak hanya melayani jiwa ada juga layani umum. Jiwa pun itu ada golongannya seperti tidak bisa tidur/insomnia, cemas itu juga gangguan jiwa tapi golongan ringan,” kata Basuni.

“Saya juga pernah berobat. Disini pun juga menangani terkait penyakit umum,” tambahnya.

Polisi menangkap dua pemeran video porno kebaya merah berinisal ACS (30) kelahiran Surabaya dan AH (20) kelahiran Malang.

AH dan ACS ditangkap oleh Subdit Siber Dirreskrimsus Polda Jatim pada Minggu (5/11) sekitar pukul 21.00 WIB di daerah Medokan, Surabaya.

Karena perbuatannya kedua tersangka terancam Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, dan atau Pasal 29 Jo Pasal 4, dan atau Pasal 34 Jo Pasal 8 Undang- Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. (CNNIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.