Minggu, 14 Juli 24

Polisi Parleman Diberi Rumah Dinas dan Fasilitas Mewah

Polisi Parleman Diberi Rumah Dinas dan Fasilitas Mewah

Jakarta, Obsessionnews – ‎Jika selama ini pengamanan DPR RI dijaga oleh Polisi Pam Obvit (Pasukan Pengamanan Objek Vital) dan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal), maka nantinya DPR akan membentuk Polisi Parlemen untuk memperketat lagi pengamanan di komplek Parlemen Senayan DPR.

Rencana itu tengah dibahas secara khusus oleh Badan Legeslasi (Baleg). Dalam desain dan konsep usulan Parliamentary Police (Polisi Parlemen)‎ disebutkan, Polisi Parlemen akan mendapat berbagai fasilitas mewah diantaranya mulai dari rumah dinas, kantor atau mess.

Setidaknya ada 130 rumah dinas yang direncanakan untuk dianggarkan. Termasuk golf car sebanyak 7 unit, sepeda gunung 20 unit, dan berbagai peralatan lainnya dalam menjalankan tugas pengamanan.‎ Selain itu Polisi Parlemen juga dibekali alat pemadam api ringan sebanyak 60 buah.

Mereka juga dibekali dengan senjata, yakni senjata api berlaras pendek sebanyak 250 unit dan berlaras panjang sebanyak 100 unit.‎ Baleg mengusulkan, Polisi Parlemen dibutuhkan sekitar 1.194 personel dari tingkat direktur sampai tingkat bawah.

‎Alasan dibentuknya Polisi Parlemen, karena DPR merasa ancaman keamanan di Indonesia selalu naik tajam, dengan berbagai macam jenis. Sementara bila keamanan DPR masih dipegang oleh Pamdal dan Polisi Pam Obvit dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang.

Asumsi lainnya, alasan DPR menginginkan Polisi Parlemen adalah audit security yang dilakukan oleh tim asistensi Direktorat Pam Obvit Polda Metro Jaya dari tahun 2014 hingga 2015.‎ Mereka ditugaskan untuk pejabat negara VIP/VVIP.

Landasan hukum Polisi Parlemen adalah Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Polri dan Keputusan Presiden Nomor 63 tahun 2004 tentang Obyek Vital Nasional. Kemudian Peraturan Kapolri Nomor 24 tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan atau Instansi/Lembaga Pemerintah.

Diketahui, Saat ini, keamanan Parlemen, masih di bawah kendali keamanan Pam Obvit dengan jabatan kanit (kepala unit) berpangkat Kompol (Komisaris Polisi). Lalu, dibantu dua orang Panit dengan pangkat AKP. Mereka diperbantukan 30 personel Bintara.

Selanjutnya, bila Polisi Parlemen sudah terbentuk, struktur keamanan di Parlemen akan dirubah. Pimpinan tertinggi Polisi Parlemen nantinya akan diisi Direktur Polisi Parlemen yang dijabat oleh anggota Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi.

Sementara, Direktur akan dibantu oleh dua unsur pembantu pimpinan, yakni Kasubagrenmin dan Kasubagbinops. Kepalanya dijabat polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombespol). (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.