Sabtu, 24 Oktober 20

Polisi Mesti Kawal Reuni 212

Muslim Arbi.

Polisi mesti kawal acara Reuni 212 yang akan di laksanakan pada Ahad, tanggal 2 Desember 2018 mendatang di Monas.

Polisi punya kewajiban untuk mengawal dan menjaga keamanan berlangsungsung nya acara dan keamanan para peserta yang datang dari berbagai Wilayah di Indonesia.

Polisi punya kewajiban konsitusional untuk mengawal setiap anak-anak Bangsa untuk berkumpul untuk dapat menjamin berlangsung nya acara Reuni 212 dengan aman, tenang dan lancar.

Apalagi acara itu sudah kantongi izin dari pihak kepolisian. Maka wajib hukum nya Polisi menjaga keamanan dan ketertiban acara di maksud.

Dan lagi pula Gubernur DKI Jakarta, Prof Dr Anies Baswedan sudah mempersilakan Lapangan Monas untuk di pakai oleh Panitia Reuni.

Apalagi, acara ini di hadiri oleh tamu-tamu dari Muslimin penjuru Dunia untuk ikut ramaikan acara tersebut.

Acara Reuini 212, tiga hari mendatang ini, adalah juga ajang silaturahmi Nasional dan Internasional dari berbagai kalangan Umat Muslim dan Anak-anak Bangsa untuk Bangsa dan Dunia Islam umum nya dalam pesan-pesan Silaturahmi Nasional dan Internasional.

Polisi tidak perlu kerahkan pasukan dan peralatan besar-besaran seolah-olah menciptakan ketegangan dan seperti akan ada perang.

Ingat ketika acara 212 di lakukan di tahun 2017 lalu. Publik dan Kapolri kagum, karena jutaan Orang kumpul tapi tertib, rapi, aman dan damai dan tak ada rumput pun terlukai juga tidak ada sampah yang berserakan. Bahkan Umat Non Muslim melakukan perkawinan di Gereja pun aman karena di kawal oleh peserta 212.

Oleh karena nya; melalui tulisan ini, diingatkan agar kepolisian dapat mengawal para peserta yang datang dari dalam negeri atau luar negeri dan menjamin keamanan mereka.

Baik peserta yang datang dengan berjalan kaki, naik motor, mobil, bis, kereta api, kapal laut maupun pesawat udara.

Tetapi sebaliknya, jika pihak kepolisian, menghalangi dan mengintimidasi para peserta, maka polisi lah penyebab kegaduhan dan ketegengan dan melanggar tupoksi Polisi itu sendiri.

Karena ini adalah Silaturahmi Nasional dan Internasional dari kalangan Umat, maka selain polisi dan siapa pun jangan meng halangi2 acara tersebut.

Semoga Sukses berlangsung nya acara Reuni 212 ini. Barakallah.
Allahu Akbar wa lillahil hamdu
Allahumma shalli ala muhammad wa aalihi

 

Jakarta, 29 Nopember 2018

Muslim Arbi, Koordinator GarpU (Gerakkan Perubahan)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.