Sabtu, 16 Oktober 21

Polisi Kembali Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan di Pondok Gede

Polisi Kembali Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan di Pondok Gede
* Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono. (beritaharian303.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ternyata usaha polisi mencari tersangka baru pengeroyokan terhadap dua anggota polisi di usai tawuran di Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (3/12/2017) berbuah manis. Pasalnya polisi kembali menangkap tiga tersangka dalam kasus tersebut. Ketiga pelaku yang baru ditangkap adalah FM (21), IOM (17), dan DA (22).

“Kami kembali mengamankan tiga orang lagi yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Sementara tujuh pelaku yang sudah tertangkap sebelumnya, yaitu Fahmi Ahmada Putra (20), Iman (20), Angger Saputra (16), Heri (20), Anggi Oktavian (20), Romi Romadoni (14), dan Irfan (16).

Walaupun sudah 10 orang ditangkap, polisi masih mengejar pelaku lain. Polisi pun masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya.”Untuk para pelaku pembacokan lainnya saat ini sedang dalam pengejaran oleh tim gabungan anggota Polsek (Pondok Gede) dan Polres (Kota Bekasi),” tegasnya.

Sebelumnya,  Dua anggota Kepolisian Sektor Pondok Gede, P. Anjang dan Slamet Aji terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka bacokan di tubuhnya.

Peristiwa itu terjadi saat polisi berusaha membubarkan dua kelompok pemuda yang terlibat tawuran di Jalan Raya Jati Makmur Pondok Gede, sekitar pukul 03:30 WIB, Minggu (3/12).

Argo mengatakan, Anggota Polsek Pondok Gede mendapati informasi, kalau ada aksi tawuran yamg dilakukan sekitar 50 anak muda. Kemudian puluhan anggota personel pun di turunkan untuk membubarkan tawuran tersebut.

Saat massa anak-anak muda yang tawuran bubar, mereka berpencar dan masuk ke sebuah gang, Iptu Anjang dan Bripka Slamet pun kemudian menyisir massa menggunakan sepeda motor. Lalu dia dihadang oleh para anak muda yang bersenjata tajam, lalu mengeroyok dan membacok dua anggota kepolisian itu membabi buta.

Kedua anggota itu awalnya sedang menyisir ke tiap-tiapseang tempat di mana terjadi tawuran, namun rupanya kedua korban terperangkap oleh puluhan anak muda yang bersenjata tajam, kemudian membacok dua anggota tersebut.

“Dikarenakan kalah jumlah personel, korban kemudian menjadi bulan-bulanan para pelaku tawuran tersebut,” ujar Argo di Jakarta.

Atas insiden yang terjadi, Bripka Slamet Aji mengalami luka di kaki kanan dan kiri serta tangan kanan akibat dibacok. Sedangkan Iptu Panjang mengalami luka di bagian lutut kiri dan tangan serta bibirnya akibat terkena benda tumpul.

Akibat kejadian itu keduanya pun tersungkur ke tanah. Petugas yang memberikan bantuan lalu membawanya ke Rumah sakit Mas Mitra Jati makmur untuk mendapatkan pertolongan.

Polisi berhasil menangkap 7 orang pelaku yang terlibat tawuran dan kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif berikut mengamankan satu buah clurit panjang sebagai barang bukti. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.