Senin, 14 Oktober 19

Polisi Amankan 6 Orang Terkait Demo Rusuh di Wamena

Polisi Amankan 6 Orang Terkait Demo Rusuh di Wamena
* Situasi kerusuhan di Wamena. (Foto: medsos)

Jakarta, Obsessionnews.com – Terjadi demontrasi yang berujung aksi anarkis oleh sekelompok massa di Wamena, Papua. Sejumlah orang terpaksa diamankan polisi karena diduga sebagai provokator.

“Ada sekitar 6 orang yang diamankan yang diduga sebagai provokator dalam aksi demo anarkis itu,” kata Dandim 1702/ Jayawijaya, Letkol (Inf) Chandra Dianto, Senin (23/9/2019).

Aparat bersama pemerintah daerah dan para tokoh setempat juga menggunakan pendekatan lunak atau soft approach untuk mengimbau massa agar tidak terprovokasi.

Belum disebutkan identitas para pelaku. Namun dikatakan bahwa aksi tersebut didominasi oleh siswa SMA. Mereka kemudian bergabung dengan warga dan membakar sejumlah fasilitas pemerintah.

“Ada dugaan siswa-siswi SMA yang melakukan aksi demo disusupi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sehingga melakukan anarkis dengan membakar ruko dan kantor-kantor pemerintah,” ujar Chandra.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja mengatakan aksi rusuh di Wamena dipicu kabar hoax tentang kata-kata rasis. Sejumlah warga tersulut emosinya sehingga melakukan demonstrasi.

“Di Wamena pada minggu lalu ada isu bahwa, ada seorang guru mengeluarkan kata-kata rasis sehingga sebagai bentuk solidaritas melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa pagi tadi,” kata Kapolda di Abepura, Jayapura, Papua.

Selain kantor bupati, sejumlah bangunan ikut dibakar. Sejauh ini yang terkonfirmasi adalah beberapa ruko dan sejumlah fasilitas publik.

Demo rusuh juga berimbas terhadap operasional Bandara Wamena. Kepala Bandara Wamena Joko Harjani mengatakan operasional bandara ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Penghentian operasional bandara dilakukan sekitar 10.30 WIT dengan menerbangkan pesawat kargo yang sebelumnya ada di Bandara Wamena. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.