Kamis, 21 Oktober 21

Polisi Alami Kesulitan Lacak Member Nikahsirri.com

Polisi Alami Kesulitan Lacak Member Nikahsirri.com
* Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto : detinews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pihak kepolisian masih belum bisa memastikan adanya keterlibatan anak di bawah umur yang bergabung menjadi mitra situs nikahsirri.com untuk dilelang keperawanannya atau keperjakaannya. Pasalnya, polisi sempat mengalami kesulitan dalam pengecekan situs tersebut, karena terjadi kerusakan jaringan pada akun nikahsirri.com itu.

“Kami belum bisa membuka karena kita masih ada kerusakan jaringan, artinya jaringan dari akun itu, bukan jaringan dari wifi (polisi),” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/9/2017).

Dengan demikian, sampai saat ini penyidik belum bisa melacak nama-nama yang menjadi mitra maupun member situs tersebut.

Penyidik berencana akan meminta bantuan dari pemilik situs nikahsirri.com Aris Wahyudi untuk membuka situs tersebut guna menyelidiki kemungkinan adanya anak di bawah umur yang telah bergabung. Mengingat, syarat menjadi mitra hanya dibatasi minimal berumur 14 tahun.

“Makanya kita akan koreksi dengan tersangkanya, dia kan mempunyai domain-nya, biar kita buka dan mengetahui dari mana katagori-kategori atau statisik yang ada di dalam situs,” katanya.

Untuk penambahan informasi, ada sekira 300 orang yang bersedia dilelang keperawanannya maupun keperjakaannya oleh nikahsirri.com. Mereka hanya orang-orang yang telah mendaftar sebagai mitra dan telah menentukan mahar yang dikehendaki.

Mereka akan ditawarkan kepada para member yang sudah berjumlah 5.670 orang. Untuk menjadi member, mereka harus mendaftar dan membayar senilai Rp100 ribu yang akan dibagi 80% untuk mitra sementara 20%-nya masuk ke kantong Aris. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.