Sabtu, 4 Desember 21

Polisi Akan Tindak Pejabat yang Memakai Jasa Robby

Polisi Akan Tindak Pejabat yang Memakai Jasa Robby
Jakarta, Obsessionnews – Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Budi Waseso ‎mendukung penuh upaya Polres Jakarta Selatan mengungkap jaringan bisnis prostitusi kelas atas yang dimainkan oleh mucikari Robby Abbas dengan melibatkan para artis dan model.
Bahkan, Budi siap menindak siapa saja yang pernah ikut ‎menikmati jasa wanita penghibur yang ditawarkan oleh Robby, sekalipun itu pejabat negara dan pengusaha kaya. Budi mengatakan, hal itu kemungkinan ada namun dia tidak mau menuduh tanpa didasarkan dengan alat bukti. “Pokoknya siapa saja yang melanggar aturan, pasti kita tindak,” ujar Budi di Bareskrim, Senin (11/5/2015).Meski sudah ada pengakuan dari tersangka (Robby), Budi mengaku belum sepenuhnya percaya bila pelanggan artis dan model yang ditawarkan oleh Robby dari kalangan pejabat. Sebab kata dia, keterangan dari tersangka baru pengakuan sepihak, belum bisa dijadikan bukti yang kuat. “Kalau cuman kata-kata belum bisa diyakini sepenuhnya,” tuturnya.

Lebih baik kata Budi, biarkan proses hukum ini diserahkan kepada Polres Jakarta Selatan untuk membongkarnya. Bareskrim siap memberikan bantuan berupa peralatan canggih yang bisa memudahkan tugas Kepolisian. Namun, Budi enggan menyebutkan apa nama alat tersebut. “Tidak bisa disebutkan kami, hanya memback-up saja‎,” jelasnya.

Sebelumnya Polisi berhasil menangkap Robby di hotel bintang lima di Jakarta Selatan, Jumat 8 Mei 2015 lalu bersama artis seksi beinisial AA. Robby baru saja menawarkan AA melayani tamunya di kamar hotel. Keduanya kemudian digiring ke Polres Jaksel guna dimintai keterangan. Robby akhirnya ditahan, sementara AA dibebaskan.

Robby mengaku selama 3 tahun menjadi mucikari ia telah memiliki anak buah 200 orang dari kalangan artis dan model. Tarif sekali kencan Rp 80 sampai 200 juta. Seperti AA yang dibandrol Rp 80 juta. Para artis ini umurnya tergolong muda dari 22 sampai 30 tahun. Diakui Robby, pelanggannya banyak dari kalangan pejabat dan pengusaha. ‎”Yang saya tahu, mereka yang dari pejabat dan pengusaha,” kata Robby. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.