Jumat, 24 September 21

Polda Petakan Aspek Rawan Pilkada di Sumbar

Polda Petakan Aspek Rawan Pilkada di Sumbar

Padang, Obsessionnews – Kepolisian Daerah (Polda ) Sumbar mengidentifikasi tiga aspek kerawanan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar 9 Desember 2015. Rawan pilkada di Sumbar dilihat dari sisi keamanan.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), Bambang Sri Herwanto mengatakan, tiga aspek kerawanan yang dilihat dari sisi pengamanan, meliputi aspek kondisi geografis, ketersediaan transportasi dan sejarah pemilu di Sumbar. Rawan dari aspek kondisi geografis dilihat dari jarak jangkau dan sarana transportasi yang tersedia.

Kemudian, dari aspek transportasi yang digunakan untuk mengangkut logistik sampai ke TPS, apakah tersedia atau tidak.

“Kalau transportasi tidak tersedia, maka kita harus menyiapkan sarana transportasi secara khusus, baik transportasi air maupun darat,” kata Bambang Sri Herwanto, Jum’at (27/11).

Disamping itu, rawan dilihat dari aspek sejarah pemilu sebelumnmya, apakah ada potensi koflik, pernah terjadi konflik atau ada gugatan terhadap hasil pemilihan.

Pikada gubernur Sumbar yang berlangsung 9 Desember 2015, Polda Sumbar mengerahkan 6.674 personil pengamanan. Kekuatan pengamanan ditambah 1.023 personil TNI.

Pemilihan gubernur Sumbar yang digelar pada 9 Desember 2015 diikuti dua pasang calon. 3.489.743 pemilih di Sumbar akan menggunakan hak suara pada 11.121 TPS yang tersebar pada 19 kabupaten/kota dan 179 kecamatan dengan 1.130 nagari dan kelurahan. (Musthafa Ritonga

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.