Rabu, 19 Mei 21

Polda Metro Jaya Tetapkan Lima Tersangka Pencatutan Nama Mendikbud-Ristek

Polda Metro Jaya Tetapkan Lima Tersangka Pencatutan Nama Mendikbud-Ristek
* Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim. (Foto: pojoksatu)

Jakarta, Obsessionnews – Polda Metro Jaya menetapkan lima orang tersangka karena diduga terlibat pencatutan nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim dalam proses pengambilalihan STIE Kediri oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan, di Tangerang, Banten.

“Lima orang ini saling berhubungan yang mengatur perubahan STIE Kediri, di-takeover ke Painan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (01/5/21).

Yusri mengatakan untuk memuluskan proses itu para tersangka memalsukan Surat Keputusan (SK).

Ia menyebut dana yang disiapkan oleh yayasan STIH Painan itu mencapai Rp1,3 miliar yang dibayar dalam tiga tahap.

Kelima orang tersangka tersebut, lanjut dia, berasal dari institusi pendidikan dari Kediri dan Painan tersebut.

“Di-take over ceritanya begitu tapi di tengah jalan dipalsukan SK Mendikbud. Ini untuk meloloskan kampus hukum, lalu doktoral semua dipalsukan,” ujar Yusri.

Sebelumnya, Kemendikbudristek melaporkan dugaan pencatutan nama Mendikbudristek Nadiem Makarim ke Polda Metro Jaya pada 17 Februari 2021.

Kemendikbud menduga ada pihak yang memalsukan surat keputusan (SK) terkait pembentukan Universitas Painan, Tangerang. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.