Kamis, 24 Juni 21

Polda Jateng Rilis Pemicu Ledakan Petasan di Kebumen

Polda Jateng Rilis Pemicu Ledakan Petasan di Kebumen
* Jajaran Polda Jateng dan Polres Kebumen merilis penyeban ledakan petasan di Kebumen. (Foto: Humas Polres Kebumen)

Jakarta, Obsessionnews.com – Polda Jateng bersama Polres Kebumen merilis hasil penyelidikan yang menjadi pemicu ledakan petasan di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen pada Rabu (12/5/2021) kemarin.

Kapolda Jateng Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menjelaskan dari hasil penyidikan inafis labfor dipastikan bahwa ledakan yang menewaskan 4 orang warga tersebut berasal dari bahan-bahan mercon atau petasan yang terkena percikan api rokok salah satu korban.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan bungkus rokok serta korek api di dekat titik ledakan.

Sampai saat ini Polda Jateng telah memeriksa 16 orang. Kasus ini masih terus didalami petugas untuk mencari darimana sumber bahan peledak tersebut didapatkan oleh para pelaku.

“Dari TKP kita kembangkan sudah kita periksa hampir 16 orang termasuk kita telusuri dari mana bahan mercon itu berasal,” jelas Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthf di Polres Kebumen, Jumat (14/5).

Polres Kebumem sebelumnya telah melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dan mengamankan hampir 4 kwintal bahan mercon. Seluruh jajaran Polda Jateng telah memusnahkan 72.000 pieces bahan mercon.

Hal ini menandakan masyarakat belum memiliki kesadaran bahwa bahaya petasan bisa mengancam jiwa.

“Ini akan kita kembangkan terus untuk jadi pembelajaran bahwa barang siapa yang menyimpan dan memguasai terkait bahan mercon/khandaq akan dikenai sanksi pidana UU Darurat No.12 Tahun 1951,” tegas Kapolda.

Dari hasil pemeriksaan terhadap seorang pelaku yang saat ini juga masih di rawat di rumah sakit didapat hasil bahwa para pelaku mendapatkan bahan mercon tersebut dari Pati dan dipesan secara online.

“Penyidik kita sudah berangkat kesana untuk minta keterangan, nanti akan kita akan gambarkan secara utuh perkembangan selanjutnya,” terangnya.

Di TKP, polisi menemukan hampir 400 selongsong, namun karena ke-4 pelaku tewas menyulitkan polisi untuk mendapatkan keterangan.

“Karena pelaku atau korbanya meninggal semua jadi kita tidak tahu itu mau dijual atau mau kemana,” katanya.

Atas kejadian ini Kapolda Jateng menghimbau pada seluruh warga Jawa Tengah untuk tidak main-main dengan petasan sebab bisa menimbulkan kerugian yang tak sedikit bahkan bisa mengancam jiwa. (Al)

(Sumber: Win/Humas Polres Kebumen)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.