Jumat, 22 Januari 21

PM Malaysia: Pemilu Digelar Tunggu Setelah Covid-19 Berakhir

PM Malaysia: Pemilu Digelar Tunggu Setelah Covid-19 Berakhir
* PM Malaysia Muhyiddin Yassin. (Foto: ParsToday)

Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan negaranya akan menyelenggarakan pemilu baru setelah pandemi virus Corona (Covid-19) berakhir.

“Insyallah, jika diizinkan oleh Allah, ketika pandemi virus corona berakhir, kita akan kembali menggelar pemilihan umum,” ujar Muhyiddin pada Sabtu (28/11/2020).

Pernyataan ini disampaikan Muhyiddin dalam pertemuan umum Partai Bersatu yang digelar secara virtual, hari Sabtu.

Muhyiddin juga menyampaikan optimismenya Partai Bersatu dan juga aliansinya akan kembali memenangi pemilu selanjutnya.

Muhyiddin telah bertemu sejumlah tokoh, termasuk salah satunya Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi untuk memperkuat aliansi demi mempersiapkan pemenangan pemilu mendatang.

Vaksin Pfizer
Malaysia diperkirakan akan menerima vaksin COVID-19 pertamanya dari Pfizer pada kuartal pertama 2021 setelah menandatangani kesepakatan untuk 12,8 juta dosis dari perusahaan farmasi Amerika Serikat.

Kesepakatan itu diharapkan dapat menyediakan vaksin bagi 6,4 juta warga Malaysia, atau 20 persen dari populasi negara itu, dengan 10 persen lainnya akan ditanggung di bawah partisipasi Malaysia dalam fasilitas global COVAX –yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Pfizer telah setuju untuk mengirimkan satu juta dosis pertama pada kuartal pertama 2021, diikuti dengan 1,7 juta dosis, 5,8 juta dosis dan 4,3 juta dosis pada kuartal-kuartal berikutnya, kata Muhyiddin.

Program vaksinasi akan memprioritaskan “kelompok berisiko tinggi […] termasuk petugas di garis depan, warga lanjut usia, dan mereka yang memiliki penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, diabetes,” ujar Muhyiddin dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

Vaksin Pfizer masih membutuhkan persetujuan dari para regulator, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan AS serta Kementerian Kesehatan Malaysia sebelum dapat didistribusikan, Muhyiddin menambahkan. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.