Rabu, 28 Oktober 20

PM Israel Diadili dalam Kasus Korupsi

PM Israel Diadili dalam Kasus Korupsi
* Benjamin Netanyahu

Persidangan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu atas tuduhan korupsi telah dimulai di Jerusalem, beberapa hari setelah ia memulai masa jabatan baru.

Netanyahu, 70, adalah pemimpin pertama negara itu yang menghadapi persidangan dugaan korupsi dalam status aktif menjabat. Dia membantah tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan (breach of trust).

Seperti dilnsir BBC News, Senin (25/5), Saat tiba di gedung pengadilan untuk persidangan yang singkat itu, Netanyahu berkilah bahwa kasus-kasus itu ditujukan untuk “menjatuhkannya dengan cara apa pun yang memungkinkan”.

Netanyahu dilantik kembali ke jabatannya sebagai kepala pemerintahan persatuan seminggu yang lalu.

Saingan politiknya, Benny Gantz, setuju untuk berbagi kekuasaan setelah tiga pemilihan umum yang tanpa hasil digelar dalam waktu kurang dari setahun.

Dia telah menolak permintaan oleh lawan politik untuk mundur saat menghadapi kasus korupsi.

Pemimpin partai sayap kanan Likud ini adalah perdana menteri terlama di Israel, yang telah berkuasa terus menerus sejak 2009. Dia juga menjabat pada periode 1996-1999.

Apa yang terjadi di pengadilan?
Ketika dia tiba di Pengadilan Distrik Jerusalem pada Minggu (24/5), dia mengatakan kepada wartawan: “Saya di sini dengan berdiri tegak dan kepala saya terangkat tinggi.”

“Ketika Anda ingin menjatuhkan saya, perdana menteri yang kuat dari kanan, semuanya mungkin,” tambahnya.

Di awal persidangan, yang berlangsung sekitar satu jam, Netanyahu mengatakan pada para hakim: “Saya membaca dan memahami dakwaan.”

Dia berdiri dengan masker dan menolak untuk duduk di bangku terdakwa sampai para wartawan meninggalkan ruangan, kata media setempat.

Pengacaranya mengatakan mereka perlu beberapa bulan untuk mempersiapkan pembelaan.

Apa yang dituduhkan pada Netanyahu?
Netanyahu dituduh dalam tiga kasus, yang dikenal sebagai 1.000, 2.000, dan 4.000.
• Kasus 1.000 – Penipuan dan pelanggaran kepercayaan: ia dituduh menerima hadiah – terutama cerutu dan botol sampanye – dari pengusaha yang kuat dengan imbalan bantuan

• Kasus 2.000 – Penipuan dan pelanggaran kepercayaan: Netanyahu dituduh menawarkan untuk membantu meningkatkan penjualan surat kabar Israel Yediot Ahronot dengan imbalan berupa liputan positif

• Kasus 4.000 – Penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan: sebagai PM dan menteri komunikasi pada saat dugaan pelanggaran terjadi, Netanyahu dituduh membuat keputusan yang menguntungkan pemegang saham di raksasa telekomunikasi Bezeq, Shaul Elovitch, sebagai imbalan untuk liputan positif oleh situs berita Walla, milik Elovitch

Netanyahu membantah keras semua tuduhan terhadapnya, dan menyebutnya sebagai “perburuan penyihir” oleh lawan-lawan politiknya. Ia bersumpah untuk membersihkan namanya. (*/BBC News)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.