Jumat, 3 Februari 23

PM Anwar Ibrahim Tolak Semua Bentuk “Suap” kepada Dirinya

PM Anwar Ibrahim Tolak Semua Bentuk “Suap” kepada Dirinya
* PM Malaysia Anwar Ibrahim. (AP/CNN)

Tampaknya rakyat Malaysia bisa bangga memiliki pemimpin yang jujur. Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan dirinya menolak bentuk gratifikasi atau suap sekecil apa pun. *Setop, jangan beri hadiah saya,” tegas Anwar Ibrahim.

PM Anwar Ibrahim menegaskan bakal menolak semua hadiah atau gratifikasi selama mengemban tugas sebagai kepala pemerintahan Malaysia.

Pernyataan tersebut disampaikan Anwar melalui akun Twitter jelang pengumuman kabinet Malaysia hari ini.

Ia pun menyampaikan alasannya tak akan menerima semua hadiah dari warga Malaysia.

“Saya ingin mengingatkan semua pihak agar tidak memberi semua hadiah kepada saya dan budaya ini harus dihentikan,” tulis Anwar Ibahim.

“Saya amat menghargai niat baik saudara-saudaraku semua tetapi hal itu tidak sesuai dengan etika penyelenggaraan (pemerintah) dan kepemimpinan serta membebankan rakyat,” tulisnya lagi.

Pernyataan itu pun kembali disambut respons sejumlah netizen.

“Salut untuk PM kita,” demikian komentar salah satu netizen Malaysia.

“Tolong DSAI (Datuk Seri Anwar Ibrahim) ingatkan semua menteri, polisi, dan staf di pemerintahannya nanti. Terkadang para penyelenggara negara yang berpotensi korupsi,” tulis netizen lainnya.

Sebelumnya, Anwar Ibrahim sempat mendapat cibiran dari netizen Malaysia ketika ia menolak mobil mewah Mercedes S600 sebagai kendaraan dinas PM.

Netizen itu menyoroti sepatu Anwar Ibrahim yang menggunakan Louis Vuittong (LV) seharga MR5.500 atau setara Rp19 juta.

“Tolak S600 Mercedes, pakai Chapal. Hari ini, sudah menggunakan sepatu seharga lebih dari RM5.500 [atau sekitar Rp19 juta],” kata warganet itu di Twitter.

Anwar kemudian mengomentari unggahan itu. Ia mengatakan sepatu tersebut pemberian dari salah satu sultan Malaysia pada 2020 lalu.

“Itu pemberian dari Tuanku Sultan Johor dua tahun lalu. Tak jadi soal jika Anda ingin mempertanyakan [integritas] saya, tetapi jangan membawa narasi fitnah,” kata Anwar.

Setop Kasih Saya Hadiah
PM Malaysia Anwar Ibrahim mendesak seluruh partai untuk berhenti memberinya hadiah. Menurutnya, budaya memberikan hadiah kepada pejabat harus dihentikan lantaran bisa memicu praktik gratifikasi hingga korupsi.

“Saya ingin mengingatkan semuanya untuk tidak memberi saya hadiah-hadiah dan praktik semacam ini harus dihentikan,” kata Anwar melalui pernyataannya di Facebook pada Kamis (1/12).

Meski begitu, Anwar menuturkan dia menghargai niat baik orang-orang yang memberinya hadiah. Namun, menurutnya menerima hadiah bukan lah etika kepemimpinan yang baik dan hanya membebankan rakyat.

“Saya hargai niat baik saudara-saudari semua tetapi ini tidak bersesuaian dengan etika pengurusan dan pimpinan serta ia membebankan rakyat.”

Sejak diangkat Raja Malaysia sebagai PM, Anwar terus menegaskan janji-janjinya untuk menjadi pemimpin Negeri Jiran yang sederhana.

Dalam konferensi pers perdana usai dilantik Raja Al-Sultan Abdullah, Anwar menegaskan tidak akan mengambil gajinya sebagai PM selama memimpin Malaysia.

Ia juga baru-baru ini menolak penggunaan mobil dinas mewah Mercedes Benz S600 yang biasa dipakai para PM pendahulunya.

Anwar juga berjanji akan memangkas gaji serta tunjangan para menterinya kelak jika kabinet sudah terbentuk. Ia menuturkan akan membentuk kabinet yang lebih ramping dari para pendahulunya demi efisiensi dalam pemerintahan.

Terlepas dari citra sederhananya, Anwar baru-baru ini dikritik karena terlihat memakai sepatu mewah senilai puluhan juta dalam suatu acara.

Seorang netizen mengunggah foto Anwar yang terlihat memakai sepatu hitam merk brand mewah yang diyakini harganya lebih dari 5.000 ringgit atau Rp17,5 juta.

Anwar pun menanggapi kritik netizen itu melalui kicauannya di Twitter. Ia menjelaskan bahwa sepatu itu merupakan hadiah dari Sultan Johor Ibrahim dua tahun lalu.

“(Sepatu) itu pemberian Tuanku Sultan Johor dua tahun lalu. Tidak apa-apa jika Anda ingin mempertanyakan saya, tapi jangan bawa naratif fitnah,” jawab Anwar. (CNNIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.