Kamis, 14 November 19

Breaking News
  • No items

PLTS Ile Ape Hemat Pengeluaran PLN Rp 115 Juta Perbulan

PLTS Ile Ape Hemat Pengeluaran PLN Rp 115 Juta Perbulan
* Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ile Ape di Desa Waipukang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. (Foto: KESDM)

Lembata, Obsessionnews.com  -Memanfaatkan tenaga surya yang bersinar terik di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ile Ape dengan kapasitas terpasang 200 kiloWattpeak (kWp) telah memperkuat keandalan listrik di Lembata sejak beroperasi pada 2011.

“Sejak beroperasi di 2011 PLTS ini telah menghemat pengeluaran PLN untuk BBM pembangkit. Penghematannya rata-rata Rp 115 juta perbulan,” kata Senior Manager Teknik PLN Unit Induk Wilayah NTT I Putu Sudarsa di lokasi PLTS di Desa Waipukang, Kecamatan Ile Ape, Lembata, Sabtu (12/10/2019).

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Minggu (13/10), dengan panel fotovoltaik berjumlah 940 panel, PLTS Ile Ape yang sudah ongrid dengan jaringan PLN ULP Lembata tersebut mampu memproduksi listrik dengan kapasitas 150-180 kWp.

Kondisi kelistrikan di Lembata sendiri secara umum berada pada kondisi aman dengan daya mampu 5,4 MW, sementara beban puncaknya 4,2 MW.

“Ada cadangan daya 1,2 MW, jadi sangat aman di sini,” ungkap Manajer PLN ULP Lembata Darius Urin.

Putu berharap ke depan akan semakin banyak energi terbarukan yang dikembangkan di wilayahnya, terutama di pulau-pulau di wilayah NTT yang belum terjangkau jaringan PLN mengingat potensi energi terbarukan setempat di NTT sangat besar.

“Sangat besar potensinya untuk dikembangkan. Ada surya, bayu, geothermal juga arus laut. Selain PLN sendiri ada juga yang akan dikembangkan oleh IPP (Independent Power Producer),” tutur Putu.

Tak hanya mengembangkan potensi energi setempat, demi mempercepat rasio elektrifikasi NTT, pemerintah turun tangan menjangkau masyarakat yang belum berlistrik dengan berbagai program. Sebanyak 20.934 Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari APBN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) tahun 2019 dibagikan bagi rumah yang belum berlistrik di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di wilayah NTT. NTT pun bersama Papua menjadi penerima terbanyak dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia.

Sementara itu KESDM Peduli terus menambah akses listrik warga tidak mampu di NTT melalui penyambungan listrik gratis. Untuk Lembata sendiri tercatat sebanyak 202 bantuan sambungan baru untuk warga tak mampu dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah terealisasi. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.