Jumat, 17 September 21

PKS Usung Nur Mahmudi Lawan Ahok?

PKS Usung  Nur Mahmudi Lawan Ahok?
* Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

Jakarta, Obsessionnews – Dua kali mengikuti Pilkada DKI dua kali pula Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekuk lutut. Pada Pilkada 2007 kader PKS, Adang Daradjatun, harus mengubur dalam-dalam mimpinya untuk menduduki kursi DKI-1. Saat itu Adang yang berduet Dani Anwar yang juga kader PKS kalah melawan pasangan Fauzi Bowo yang diusung Partai Demokrat, PDI-P, PAN, PPP dan PAN.

Lalu pada Pilkada 2012 PKS kembali menelan pil pahit. Kadernya, Hidayat Nur Wahid, yang berduet dengan kader PAN, Didik J. Rachbini, tak berkutik menghadapi Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang didukung PDI-P dan Gerindra.

Kendati menelan dua kali kekalahan secara beruntun, PKS tak mau menyerah. Saat ini PKS tengah menyeleksi sejumlah kadernya untuk dipersiapkan bertarung di Pilkada DKI 2017 mendatang. Lawan yang dihadapi PKS tidak ringan, yakni Gubernur DKI Jakarta Ahok yang akan maju melalui jalur independen.

Di arena Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV PKS di Depok, Jawa Barat, hari ini Selasa (3/10/2015) muncul beberapa nama kader yang layak untuk diusung dalam Pilkada DKI 2017. Dan yang paling menonjol adalah nama Nur Mahmudi Ismail. Meski belum resmi dicalonkan oleh PKS, para kader partai ini optimis Wali Kota Depok itu mampu bersaing dengan Ahok.

Nur memang figur yang populer. Ia Presiden Partai Keadilan (PK) periode periode 1998-2000. Selanjutnya PK berganti nama menjadi PKS pada 2002. Pada Pemilu 1999, yang merupakan pemilu pertama di era reformasi, Nur terpilih menjadi anggota DPR. Kursi DPR cuma sebentar didudukinya, karena ia dipercaya menjadi Menteri Kehutanan dan Perkebunan di era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur periode 1999-2001.

Namanya sempat menghilang setelah berhenti sebagai menteri. Kemudian namanya muncul lagi dalam Pilkada Depok 2006. Dan ia berhasil terpilih menjadi Wali Kota Depok 2006-2011. Nur kembali membuktikan ia dipercaya sebagian besar masyarakat ketika untuk kedua kalinya memenangkan Pilkada Depok 2011 untuk jabatan periode 2011-2016.

Apakah Nur pilihan utama PKS untuk berlaga dalam Pilkada DKI 2017? (Arif RH)

Baca juga:

PKS Terus Upaya Jadi Partai Bersih

Rebut Kembali Kemenangan PKS di Jakarta

(Baca: Galibu PKS Capai Rp2,4 Miliar)

(Baca: Ambisi PKS Berada di Papan Atas Pada Pemilu 2019)

(Baca: Niat Ahok Legalkan Minuman Beralkohol Ditentang PKS)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.