Senin, 6 Februari 23

PKS Bidik Tiga Daerah Menang Pilkada di Jatim

PKS Bidik Tiga Daerah Menang Pilkada di Jatim
* Irwan Setiawan, Ketua Bidang Kebijakan Publik DPW PKS Jatim

Surabaya, Obsessionnews – Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2015, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur (Jatim) membidik tiga daerah untuk menang, yakni Jember, Ngawi, dan Trenggalek. PKS menargetkan mengusung kadernya dalam perebutan wakil kepala daerah.

Di daerah-daerah ini PKS menempatkan kadernya duduk sebagai pimpinan DPRD. Dinilai posisi wakil kepala daerah adalah hal yang realistis. Seperti Wakil Ketua DPRD Jember Mashuri, Wakil Ketua DPRD Trenggalek Agus Cahyono, dan Wakil Ketua DPRD Ngawi Maryoto

“Sejumlah daerah di Jatim PKS juga mendapat suara signifikan dalam pemilihan legislatif, yakni Surabaya, Kota Pasuruan dan Kabupaten Mojokerrto,” kata Ketua Bidang Kebijakan Publik DPW PKS Jatim Irwan Setiawan ketika dihubungi obsessionnews.com, Senin (18/5/2015).

Di Kabupaten Mojokerto, lima tahun lalu PKS sukses mendukung Mustofa Kamal Pasa jadi bupati bersama partai lain. Namun saat ini, PKS belum menentukan sikap untuk pilkada mendatang.

“Kami saat ini masih terus berkomunikasi dengan partai-partai lain. Selama memiliki visi yang sama, kami terbuka membuka koalisi. Yang jelas, kami masih melakukan penjajagan kader dan penjaringan internal saat ini,” kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim tersebut.

PKS membuka pintu untuk menerima koalisi dari partai lain dalam Pilkada serentak di Jatim. Termasuk untuk Pilwali Surabaya, partai ini juga membuka tangan untuk partai mana pun. PKS akan membuka hati untuk siapa pun.

Setiap daerah yang memiliki fraksi sendiri seperti Surabaya masih diupayakan untuk mengusung kader sendiri. Namun dinamikanya akan bergantung pada situasi politik. (Baca: Pilkada Surabaya, KPU Butuh 617 PPK dan PPS)

“Minimal di daerah yang kita punya fraksi sendiri, kader kita akan kita dorong untuk sebisa mungkin menjadi calon wakil kepala daerah. Ini salah satu cara kami berkoalisi,” ujarnya

Untuk Pilwali Surabaya, PKS memberi perhatian serius karena memiliki fraksi sendiri. Dengan lima kursi itu dianggap representasi dari kepercayaan masyarakat Kota Surabaya.

“Kami sejauh ini masih menjajagi untuk berkoalisi dengan partai lain. Jelas kami tak bisa mengusung calon sendiri dan harus berkoalisi. Kami terbuka dengan calon dan partai mana pun,” tandasnya.

Namun hingga saat ini, PKS belum menentukan sikap bulat mengusung calon siapa. Bahkan dengan calon Wali Kota Risma pun, PKS belum mau bersikap. Begitu juga saat diminta kalau harus menyodorkan kader, PKS juga belum menyebut sosok di Surabaya. (Baca: Risma Kembali Diusung DPP PDI-P)(Adi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.