Sabtu, 4 Desember 21

Pimpinan Negara ASEAN Sampaikan Duka Bersama Untuk Nepal

Pimpinan Negara ASEAN Sampaikan Duka Bersama Untuk Nepal

Kuala Lumpur, Obsessionnews – Pimpinan Negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-26 akan menyampaikan pernyataan bersama terkait peristiwa gempa bumi Nepal. Pernyataan itu sebagai bentuk rasa simpati dan duka kepada rakyat dan pemerintah Nepal.

“Prinsipnya rasa simpati dan duka kita kepada apa yang terjadi di Nepal saat ini,” ujar Menteri luar Negeri Retno Marsudi di Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (26/4/2015) malam.

Usulan untuk menyampaikan joint statement untuk Nepal datang dari Retno sendiri. Usulan itu, kata dia sudah disampaikan langsung kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Rajak selaku Ketua ASEAN 2015.

“Itu respon kita tentang gempa bumi yang ada di Nepal dan tadi pagi saya sudah sampaikan kepada Ketua ASEAN Malaysia agar kita menyampaikan simpati dan duka cita kita kepada rakyat dan pemerintah Nepal,” pungkasnya.

 

Bantuan Indonesia
Presiden Jokowi menegaskan pemerintah RI siap mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk membantu Nepal. Bantuan tersebut berupa pengiriman Tim SAR, tenaga medis hingga kebutuhan pokok berupa makanan siap saji.

“Bukan hanya bantuan tapi juga SAR-nya, medisnya. Ini baru juga dalam proses kita siapkan,” katanya.

Jokowi mengatakan bantuan itu akan segera dikirim dalam waktu dekat. Salah satu kesulitan yang diakuinya untuk mengirimkan bantuan tersebut adalah akses bandara yang belum beroperasi, namun kata dia, bantuan itu harus dikirim sebagai bentuk rasa keprihatinan bersama.

“Kita sudah cek apakah nanti lewat India atau langsung, ini masih dalam proses. Mungkin dalam waktu 3 atau 4 hari baru kita bisa masuk,” kata kepala negara.

Seperti diketahui, dua gelombang gempa berkekuatan 7,8 dan 6,6 skala richter (SR) mengguncang Nepal pada Sabtu 25 April 2015 siang. Negara kecil tersebut, langsung luluh lantak akibat pergerakan bumi tersebut.

Gempa berkekuatan besar yang melanda Nepal tersebut menewaskan ribuan orang. Gempa Nepal merupakan yang terburuk di Asia Selatan, sepanjang 80 tahun terakhir.

Setidaknya, 1.394 jiwa tewas akibat fenomena pergerakan tanah ini. Korban 34 jiwa juga jatuh di India, 10 korban jiwa di Tibet, dan dua korban jiwa di Bangladesh.

Selain korban tewas, banyak penduduk yang mengalami luka-luka akibat terkena puing-puing bangunan yang roboh. Rumah sakit penuh dengan orang yang membutuhkan perawatan.‎ (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.