Jumat, 28 Februari 20

Pimpinan Komisi I DPR Prihatin Terbaliknya Kapal Wartawan Istana di Labuan Bajo

Pimpinan Komisi I DPR Prihatin Terbaliknya Kapal Wartawan Istana di Labuan Bajo
* Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari merasa prihatin dengan kecelakaan kapal wartawan Istana Presiden yang terbalik  di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur,  akibat diterpa badai.

 

Baca juga: Insiden Kapal Wartawan Terbalik Tidak Meliput Agenda Presiden

 

Kapal rombongan wartawan yang ikut Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Labuan Bajo terbalik pada Selasa, 21 Januari 2020.

“Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan media, saya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI mengucapkan duka mendalam atas musibah yang dialami rekan-rekan wartawan.  Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Namun, alat-alat peliputan sebagian sepertinya tidak bisa diselamatkan semoga ada solusi terkait musibah tersebut,” kata Kharis  dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/1/2020).

Baca juga:

Pemandu Wisata Ujung Tombak Perkenalkan Labuan Bajo ke Dunia Internasional

Jokowi Cek Kesiapan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Wow!! Aqua Blu Kini Hadir di Labuan Bajo

 

Pimpinan Komisi I DPR ini meminta agar segera dilakukan upaya evakuasi dan penyelamatan dari segenap pihak, serta evaluasi menyeluruh terkait kelayakan kapal phinisi yang digunakan.

“Saya minta instansi terkait agar bisa melakukan evaluasi menyeluruh karena kapal sejenis ini yang kemarin digunakan Presiden  Jokowi dan biasa digunakan wisatawan, sehingga jangan sampai terulang kejadian yang sama di kemudian hari,” tandas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Kharis  mengingatkan pentingnya upaya serius untuk mencegah kecelakaan seperti ini tidak terulang, karena Presiden Jokowi menetapkan Labuan Bajo sebagai kawasan wisata premium yang perlu kepastian keselamatan dan keamanan wisatawan.

“Perusahaan moda transportasi air harus mematuhi peraturan keselamatan dalam perjalanan dan memperhatikan standard operating procedure (SOP) guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang khususnya wisatawan,” tegas Kharis.  (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.