Sabtu, 25 September 21

Pilkada Surabaya Terancam Ditunda 2017

Pilkada Surabaya Terancam Ditunda 2017
* DUET INCUMBENT - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana. (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obessionnews – Pelaksanaan Pilkada Surabaya 9 Desember 2015 terancam ditunda hingga 2017. Ini bisa saja terjadi kalau koalisi besar gagal mengusung pasangan calon untuk melawan incumbent, atau Pilkada Surabaya hanya diikuti satu pasangan calon. Padahal sesuai Undang-undang, Pilkada minimal diikuti dua pasangan calon.

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Hartoyo membenarkan Pilkada Kota Surabaya bisa saja tertunda jika hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar.

“Kalau koalisi besar yang terdiri dari tujuh parpol gagal mengusung pasangan calon untuk melawan incumbent, otomatis Pilkada Kota Surabaya akan ditunda atau diperpanjang waktu pelaksanaannya,” kata Hartoyo, Minggu (28/6/2015).

Namun pihaknya optimistis koalisi besar yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Nasdem bakal mampu mengusung pasangan calon di Pilkada Surabaya mendatang.

“Besok (29/6/2015) di Hotel Mojopahit kita akan deklarasikan koalisi besar sekaligus menyusun konsep Surabaya ke depan seperti apa dan layak dipimpin oleh orang seperti apa,” ungkap pria yang juga menjabat ketua FPD DPRD Jatim ini.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana dipastikan maju kembali dalam Pilkada serentak, 9 Desember mendatang. Hal ini disampaikan Wisnu Sakti yang juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu.

“Jika tidak ada aral melintang, rekomendasi dari DPP PDIP akan turun sebelum akhir Juni ini. Rekomendasi itu bakal mengajukan Tri Rismaharini dan saya (Wisnu Sakti Buana) dalam Pilkada Surabaya, 9 Desember nanti,” kata Wisnu. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.