Sabtu, 4 Februari 23

Pilkada Serentak Jadi Tolak Ukur Golkar Menuju 2019

Pilkada Serentak Jadi Tolak Ukur Golkar Menuju 2019

Jakarta, Obsessionnews – Partai Golkar tengah berbenah menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan digelar pada Desember 2015. Di tengah kondisi internal yang sedang rapuh pasca konflik internal Golkar menjadi salah satu peserta dalam kontestasi pesta politik tersebut.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Yorrys Raweyay berpendapat, pilkada serentak 2015 akan menjadi tolak ukur bagi partainya dalam menghadapi Pemilu 2019. Karena itu, Yorrys mengajak seluruh kader dan pengurus inti dari dua kubu sungguh-sungguh melakukan konsolidasi.

“Dengan waktu yang relatif singkat ini bagaimana kita bisa membangun persepsi yang sama, idealisme sehingga cita-cita, visi kita itu akan diwujudkan,” ujar Yorrys saat dihubungi Obsessionnews, Minggu (7/6/2015) malam.

Golkar pimpinan Agung Laksono dengan kubu Aburizal Bakrie menyepakati islah sementara demi keikutsertaan partai yang pernah berjaya di masa pemerintahan Soeharto itu. Di sisi lain, proses hukum sengketa kepengurusan masih berlanjut di pengadilan Tata Usaha Negara.

Yorrys yang menjabat Ketua Tim Penjaringan Golkar kubu Agung mengatakan apabila Golkar ingin meraih kesuksesan dalam sistem baru pilkada ini, maka caranya tidak lain selain harus bersatu, merapatkan barisan, menyatukan satu visi yang sama yakni menyelamatkan Golkar dari ancaman keterpurukan.

“Kalau kita semua cinta Golkar biar Golkar besar tanggalkan ego, kita duduk bersama-sama, karena kompetisi makin ketat. Apalagi ini dengan mekanisme pertama kali, pemilihan serentak ini,” tuturnya.

Pilkada serentak akan memperebutkan 269 kursi kepala daerah. Menurut dia, bukan tidak mungkin pihaknya meraih 50 persen dari jumlah tersebut, syarat mutlaknya adalah Golkar bersatu. Dia melanjutkan konflik yang terjadi biarkan akan diselesaikan melalui mekanisme hukum.

“Jadi gak ada yang rumit karena kita sudah sepakat, jangan terjebak dengan proses hukum yang sedang berlangsung, biarin saja sampai nanti ada proses ke sana tapi kita fokus dulu dengan pilkada,” kata dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.